MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Program revitalisasi sekolah yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar mendapat dukungan dari DPRD Kota Makassar. Sekretaris Komisi D DPRD Makassar, Fahrizal Arrahman Husain, menilai program tersebut menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi keterbatasan daya tampung siswa baru di tingkat SMP.
Pemkot Makassar sebelumnya mengusulkan 79 sekolah untuk memperoleh bantuan revitalisasi pada tahun ini. Pada tahap awal, sebanyak 11 sekolah mendapat alokasi bantuan. Jumlah itu kemudian bertambah menjadi 30 sekolah yang masuk dalam daftar penerima program.
Legislator PKB itu mengatakan program revitalisasi sekolah merupakan usulan yang sejak awal dikawal Komisi D DPRD Makassar.
Menurutnya, kebutuhan penambahan ruang belajar semakin mendesak setelah pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dalam beberapa tahun terakhir diwarnai persoalan keterbatasan kuota di sejumlah SMP negeri.
“Ini memang usulan kami sebelumnya, sebelum tahun anggaran baru ini bahwa akibat kemarin masalah jumlah siswa yang berlebih di SMP setelah lulus dari SD itu semestinya kan sangat berpengaruh pada penerimaan siswa selama ini,” ujar Fahrizal, Senin 13 Juli 2026.
Karena itu, kata Fahrizal, Komisi D sejak awal mendorong pemerintah tidak lagi mengandalkan solusi jangka pendek untuk mengatasi persoalan daya tampung siswa.
“Jadi kita berharap memang jangan sampai terus solusi-solusi jangka pendek yang dikerjakan oleh pemerintah cuma menambah dapodik ataupun menambah jumlah rombel tanpa memperbarui atau menambah ruang kelas,” jelasnya.
Ia menjelaskan pemerintah perlu mengkaji terlebih dahulu apakah suatu sekolah masih memungkinkan menambah ruang belajar berdasarkan kebutuhan rombongan belajar (rombel).
Sebagai contoh, sekolah yang idealnya dapat memiliki hingga 11 rombel tetapi baru memiliki tujuh ruang kelas masih berpeluang memperoleh tambahan empat ruang kelas untuk meningkatkan daya tampung siswa.
















