Home / Sulsel

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Munafri Paparkan Inovasi MCH di Kompas TV, Dorong Anak Muda Makassar Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

MEDIASINERGI.CO JAKARTA — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, tampil memukau di panggung TV Nasional, menggabungkan program unggulan Makassar Creative Hub (MCH) kepada publik.

Inovasi unggulan itu, kini sebagai ruang kolaborasi sekaligus etalase bagi anak muda untuk mengembangkan bakat, keterampilan, dan potensi di sektor ekonomi kreatif.

Program MCH menjadi salah satu topik yang dibahas Munafri saat tampil sebagai narasumber dalam program Zona Inspirasi: Program Unggulan Pemkot Makassar yang berlangsung secara live dari Studio Redaksi Kompas TV, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta, Kamis 27 Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri menjelaskan MCH dibangun untuk menangkap potensi besar generasi muda Makassar yang selama ini memiliki berbagai keterampilan dan kreativitas, namun membutuhkan ruang, fasilitas, akses, serta ekosistem yang dapat mendukung pengembangannya.

“Di Kota Makassar ini banyak sekali potensi yang luar biasa dimiliki anak muda. Hadirnya MCH menjadi ruang skill dan kemampuan yang bisa dikembangkan,” ujar Munafri

Menurut Munafri, Makassar memiliki potensi sumber daya manusia yang sangat besar, khususnya dari kalangan anak muda.

Potensi tersebut harus mendapatkan ruang agar dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru bagi masyarakat.

Ia mengatakan, kehadiran MCH sebagai Hub tidak hanya diarahkan sebagai tempat berkegiatan, tetapi menjadi creative hub yang mempertemukan berbagai potensi, komunitas, pelaku usaha, pencari kerja, institusi pendidikan, hingga pemberi kerja.

Dengan konsep tersebut, pemerintah ingin menciptakan ekosistem yang memungkinkan anak muda tidak hanya meningkatkan keterampilan (upskilling), tetapi juga mengembangkan kreativitas menjadi kegiatan produktif dan bernilai ekonomi.

“Makassar Creative Hub kita hadirkan untuk memberikan peluang, ruang, dan kesempatan kepada anak-anak Makassar untuk upskill, menjadi lebih pintar, memanfaatkan kreativitas, dan masuk ke industri kreatif,” jelas Appi saat live di TV Nasional swasta tersebut.

Lebih lanjut, mantan CEO PSM itu menegaskan, salah satu komitmen Pemkot Makassar adalah membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas MCH.

Masyarakat, khususnya anak muda yang memiliki keterampilan dan ingin mengembangkan potensinya, dapat memanfaatkan ruang yang disiapkan pemerintah tanpa dibebani biaya.

“Kami pemerintah kota sudah siapkan ruang. Silakan dipergunakan fasilitasnya. Tanpa ada bayaran,” tegasnya.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk menciptakan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat.

Pemerintah kota tidak ingin fasilitas publik hanya menjadi bangunan atau ruang fisik, tetapi harus benar-benar dimanfaatkan sebagai tempat lahirnya gagasan, kreativitas, inovasi, dan kegiatan ekonomi baru.

Munafri mengatakan, sejak awal Pemkot Makassar membangun MCH dengan optimisme untuk menangkap peluang yang berkembang di sektor ekonomi kreatif.

Bahkan, animo masyarakat terhadap keberadaan fasilitas tersebut, kata dia, juga menunjukkan respons yang sangat positif.

“Ini berjalan baru dua tahun, tetapi respons dan animo masyarakat kalangan anak muda, sangat luar biasa,” ungkapnya.

Lebih jauh, Ketua IKA FH Unhas itu menjelaskan tujuan utama MCH bukan hanya menyediakan ruang berkegiatan.

Pemkot Makassar ingin mendorong masyarakat yang memiliki keterampilan agar mampu mengembangkan keahlian tersebut menjadi sumber pendapatan.

Karena itu, MCH juga diarahkan untuk mendukung proses inkubasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pengembangan keterampilan, serta pembentukan jejaring usaha.

Pria yang akrab disapa Appi itu menilai, ketika anak muda memiliki keterampilan tetapi tidak memiliki akses untuk mengembangkan dan memasarkan kemampuannya, potensi tersebut belum memberikan dampak ekonomi secara maksimal.

Sebaliknya, jika keterampilan tersebut dipertemukan dengan akses, fasilitas, komunitas, dan pasar, maka peluang untuk berkembang menjadi wirausahawan semakin besar.

“Pada saat mereka mampu membangun bisnis melalui akses yang diberikan oleh pemerintah, tentu mereka akan mendapatkan pendapatan,” tuturnya.

“Itu yang kita harapkan, supaya ada efek dan dampak multiplier dari kegiatan yang difasilitasi Pemerintah Kota,” sambung Appi.

Menurutnya, dampak tersebut pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

Wali Kota Makassar itu, juga menekankan pentingnya membangun konektivitas antara dunia pendidikan, tenaga kerja, dan dunia usaha.

Disebutkan, persoalan ketenagakerjaan tidak selalu disebabkan karena tidak tersedianya lapangan kerja.

Salah satu persoalan yang sering muncul adalah ketidaksesuaian antara keterampilan pencari kerja dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kadang-kadang pekerja itu bukan susah, tetapi tidak match dengan apa yang kita miliki dan apa yang dimiliki dengan peluang yang ada,” katanya.

Karena itu, hadirnya MCH diharapkan dapat menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan kebutuhan tersebut.

Anak muda dapat mengembangkan keterampilan sesuai perkembangan industri, sementara pelaku usaha dan pemberi kerja dapat memperoleh akses terhadap sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan.

Lanjut dia, pendekatan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Pemkot Makassar dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih terarah.

Selain itu, dia mengungkapkan, aktivitas di MCH tidak hanya berskala lokal. Sejumlah kegiatan yang berlangsung telah mencakup kegiatan tingkat nasional hingga internasional.

Appi menyampaikan, hal tersebut menunjukkan bahwa MCH memiliki potensi untuk berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi kreatif di Kota Makassar.

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

Peringati Hari Jadi Sulsel ke-357, Wabup Takalar Ikuti Jalan Sehat Anti Mager di Makassar

ENREKANG

Karnaval Enrekang Curi perhatian di HUT Sulsel ke- 357

Sulsel

Satu Data untuk Banyak Solusi, Pemkot Makassar Petakan Kemiskinan hingga Anak Tidak Sekolah

Sulsel

Pimpin Apel Gabungan, Bupati Daeng Manye Tekankan Disiplin ASN di Lingkup Pemkab Takalar

PINRANG

Lagi, UPT SDN 240 Juara Menulis Cerpen di Festival Tunas Bahasa Ibu

Sulsel

Terima Audiens Danyon 432/Kostrad, Bupati Daeng Manye Bahas Latihan di Takalar

Mamuju

Panen Prestasi, Kabupaten Wajo Raih Juara II Kirab Swasembada Pangan Tingkat Provinsi

Sulsel

Fraksi PKS DPRD Makassar Apresiasi Kinerja Munafri Arifuddin, Ekonomi Tumbuh 7,04 Persen