Home / Sulsel

Rabu, 9 September 2026 - 13:20 WIB

Solusi Krisis Air Bersih, Munafri Kerahkan Mobil Tangki ke Puluhan Titik dan Siapkan 18 SPAM Jangka Panjang

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi menginstruksikan jajaran Pemerintah Kota Makassar, termasuk Direksi PDAM untuk terus memperkuat penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kemarau panjang.

Instruksi tersebut diberikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bersama Perusda agar distribusi air bersih dilakukan secara rutin setiap hari, terutama di wilayah yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih.

Appi mengatakan, kondisi cuaca ekstrem dan musim kemarau yang berlangsung panjang telah membuat ketersediaan air bersih menjadi persoalan serius yang harus segera ditangani pemerintah kota.

“Langkah-langkah strategis yang kita siapkan dan jalankan bagimana siapkan air tanki ke lorong-lorong dan pasokan air bersih di pemukiman warga. Dan ini sudah kita jalankan sejak bulan lalu, dan terus menerus kita pasok air gratis untuk warga,” ujar Appi, Rabu 9 September 2026.

“Sekarang dijalankan oleh SKPD terkait dipimpin BPBD, didalamnya ada Damkarmat, DLH, PU, mendatangkan armada mobil tangki air ke permukiman warga,” sambungnya.

Menurutnya, Pemkot Makassar saat ini mengerahkan seluruh instrumen yang dimiliki untuk memastikan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Distribusi dilakukan secara kolaboratif melalui sejumlah instansi sudah berjalan. Appi meminta masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih untuk segera melapor melalui Kelurahan masing-masing atau pihak Kecamatan.

Baca Juga:  Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) PEMKAB Wajo 2021

Pelaporan tersebut dinilai penting agar pemerintah dapat memetakan titik-titik yang benar-benar mengalami kekeringan dan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan.

“Kami berharap warga masyarakat yang membutuhkan kebutuhan air bersih melapor ke lurah masing-masing untuk memastikan di mana titik-titik yang akan diantarkan air kebutuhan air ini di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkannya,” imbuh Appi.

Sementara itu, Pemkot Makassar melalui BPBD telah melakukan distribusi air bersih tanggap darurat bencana sejak bulan lalu.

Hingga saat ini, distribusi air bersih telah menjangkau seluruh kecamatan dan sejumlah kelurahan yang terdampak kekeringan.

Berdasarkan data BPBD Makassar, sebanyak 49 rit distribusi air bersih telah dilakukan dengan total penerima manfaat mencapai 3.802 kepala keluarga (KK) atau 12.939 jiwa.

Penyaluran tersebut tersebar di kini bertambah dari 50 titik menjadi 175 titik setiap hari kepada warga yang membutuhkan pasokan air bersih.

Wali Kota Makassar itu, memastikan distribusi akan terus dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan kondisi di lapangan.

Appi mengatakan, BPBD saat ini telah menerapkan status tanggap darurat bencana kekeringan sehingga penyaluran air bersih dilakukan secara intensif setiap hari.

Baca Juga:  Bersama Ketua TP PKK Makassar, Wali Kota Munafri Buka Perayaan Hari Budaya

“Kolaborasi BPBD dengan instansi lain seperti PMI, PDAM, setiap hari lebih dari puluhan titik sudah menyalurkan air bersih ke tengah-tengah warga Kota Makassar setiap harinya,” ungkapnya.

Dikatakan, PDAM juga telah mengerahkan armada tangki air untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah menurunnya ketersediaan air baku.

“PDAM dengan berbagai macam, dengan begitu banyak armada sudah mulai turun ke tengah-tengah masyarakat untuk mengantarkan air melalui truk-truk pengantar air yang mereka miliki,” jelas Appi.

Di tengah kondisi keterbatasan air, Appi menegaskan, bantuan pemerintah harus diprioritaskan kepada warga yang benar-benar terdampak kekeringan, bukan digunakan untuk kepentingan lain.

Ia bahkan meminta jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan melakukan pendataan secara cermat sebelum bantuan air disalurkan.

“Yang kita butuhkan masyarakat yang benar-benar terdampak yang mendapatkan air yang disiapkan oleh pemerintah Kota,” tegasnya.

Appi menjelaskan, persoalan kekeringan tidak hanya terjadi di satu wilayah atau satu Kecamatan saja.

Hampir seluruh Wilayah di Kota Makassar turut merasakan dampak berkurangnya ketersediaan air.

Share :

Baca Juga

ENREKANG

Bank Sampah Massenrempulu Diresmikan, Ekonomi Hijau Bergerak

PINRANG

DPRD Pinrang Menyepakati Nota Kesepakatan Rancangan KUPA dan PPASP Tahun Anggaran 2026

Sulsel

Kunker Sekjen PU, Apri Artoto, Mengapresiasi Program MYP Pemprov Sulsel

SOPPENG

Raih Kinerja Terbaik, Pemkab Soppeng Sampaikan Selamat Kepada Mentan A Amran Sulaiman

SOPPENG

Ny Hj Suarni Suwardi Melantik Kader Sekaligus Membuka Sosialisasi KISAK

Sulsel

Hingga September 2026, Pemkot Makassar Kuasai PSU 221 Perumahan Senilai Rp6,93 Triliun

Sulsel

Munafri Titip Tugas Khusus untuk Kepala UPT TPA Tamangapa: Benahi Sistem, Rangkul Warga

Sulsel

Tanggapi Pandangan Umum Fraksi, DPRD Wajo Gelar Paripurna Jawaban Bupati soal Perubahan APBD 2026