Agak berbeda dengan AC, udara yang dihasilkan oleh kipas angin memang lebih berpusat ke suatu sudut.
Sekalipun bisa diatur untuk berputar, paparan udara yang cukup keras saat putaran kipas tertuju pada tubuh bisa bikin Anda kedinginan. Nah, ketika kedinginan, daya tahan tubuh cenderung menurun. Anda pun jadi mudah terkena flu.
Tanpa disadari, Anda sering membuka mulut saat tertidur pulas. Udara yang dihasilkan oleh kipas angin akan masuk ke dalam tubuh melalui mulut, sehingga Anda jadi banyak menelan udara.
Saat terbangun, Anda pun akan merasakan kembung dan banyak berserdawa. Bahkan, jika udara yang masuk terlalu banyak, nyeri perut juga bisa Anda rasakan.
Jika keluhan masuk angin akibat tidur pakai kipas angin tidak kunjung membaik dalam beberapa hari, berkonsultasilah lebih lanjut pada dokter. Jangan biarkan gejala tersebut terjadi berlarut dan membuat aktivitas Anda tersendat.(Sumber: Fajar.co.id)
Editor: Muh. Hamzah
















