MEDIASINERGI.CO WAJO — Dewan Pembina DPP yang juga Pendiri Himpinan Pengusa Online (HIPO) Internasional Andi Junaidi Nyompa mengungkapkan, mayoritas UKM dan pengusaha lokal termasuk di Kabupaten Wajo belum mengerti pemasaran digital marketing tepat sasaran.
“Makanya tugas DPC HIPO Wajo untuk mengadakan seminar digital marketing tiap bulan. Ajari mereka untuk mampu mengantarkan brosur Lipa Sabbe sampai dihandpone orang bugis yang tinggal diberbagai daerah. Saya harapkan ajari mereka, tinggal gabung di HIPO dan bayar iuran Rp150 ribu pertahun dan training-traning jutaan gratis di HIPO,” ungkap Andi Junaidi saat memberikan sambutan pada Pelatikan pengurus DPC HIPO Kabupaten Wajo Sabtu, 22 Februari 2020 malam.
Selain itu, dia juga mengharapkan agar menfasilitasi produk-produk UKM yang ada di Wajo yang mau dipasarkan se Indonesia melalui jaringan marketplace HIPO atau memfasilitas orang Wajo yang punya komoditi untuk di ekspor. “Kita di HIPO orientasinya bisnis,” tandasnya.
Pada kesempatan itu, Andi Junaidi menyarankan semua kaum milenial di Bumi Lamaddukkelleng ini untuk menghindari bergaul dengan dunia malam. Tetapi bergaul di himpunan pengusaha-pengusaha dan banyak belajar.

“Jika punya ide datang ke Jakarta, Saya akan memberikan modal baru kita bisnis. Kalau ada produk punya pasaran tetapi tidak punya modal datang ke HIPO. Tunjukkan bahwa orang bugis itu mampu menjadi pengusaha nasional seperti bapak Jusuf Kalla,” tegasnya.
Hadir dalam pelantikan tersebut, Ketua DPD HIPO Sulsel Arianto Burhan M bersama pengurus, Plt Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Wajo. H. Ambo Mai serta pengurus dan anggota Hipo Kabupaten Wajo.(Red)
Editor: Muh. Hamzah










