Sebuah studi tahun 2009 yang dimuat dalam Nutrition Journal menemukan bahwa kadar kolesterol LDL dan total wanita yang mengonsumsi bubuk kering stroberi dalam minuman turun secara signifikan dalam kurun waktu 4 minggu.
Dari berbagai studi didapatkan bahwa blackberry memiliki efek menurunkan kadar kolesterol LDL yang terbesar.
Kandungan serat per 100 gram: Raspberry = 7 gram Blackberry = 5 gram Blueberry = 2,4 gram Stroberi = 2 gram Ceri = 1,6 gram
Pir
Seperti apel, buah yang memiliki tekstur crunchy dan manis ini kaya akan serat pektin yang dapat menurunkan kadar kolesterol LDL. Pektin akan mengikat kolesterol di dalam usus dan mengeluarkannya sebelum diserap oleh tubuh.
Lebih jauh lagi, sebuah penelitian yang dipublikasi oleh American Heart Association menemukan bahwa konsumsi satu pir sehari dapat mencegah stroke hingga 52 persen.
Sebaiknya konsumsi pir utuh tanpa dikupas karena kandungan serat paling banyak terdapat pada bagian kulitnya. Kandungan serat per 100 gram pir = 3,1 gram.
Alpukat
Alpukat adalah buah untuk menurunkan kolesterol yang bisa Anda rutin konsumsi. Buah ini kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acids), yang dapat meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan kolesterol jahat.
Selain itu, alpukat mengandung beta-sitosterol yang dapat menurunkan penyerapan kolesterol dari makanan. Kandungan serat per 100 gram alpukat = 7 gram.
Pepaya
Pepaya mungkin bukanlah buah yang asing untuk kita temukan sehari-hari di Indonesia. Buah yang sangat terkenal sangat baik untuk memperlancar pencernaan ini, ternyata juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
Kandungan serat di dalamnya diketahui dapat membantu mengontrol tekanan darah dan LDL. Kandungan serat per 100 gram pepaya = 2 gram.
Jeruk
Buah jeruk dan buah lain yang serupa seperti lemon dan jeruk nipis juga memiliki berbagai manfaat bagi tubuh, termasuk menurunkan kolesterol di dalam darah. Kandungan hesperidin dan pektin di dalamnya dapat membantu menurunkan LDL di dalam darah. Kandungan serat per 100 gram jeruk = 2,3 gram.
Tomat
Mungkin kita sering merasa bingung apakah tomat tergolong buah atau sayur. Namun terlepas dari hal tersebut, ternyata kandungan di dalam tomat tergolong sangat baik untuk kesehatan dan dapat membantu menurunkan kolesterol dalam darah.
Tomat mengandung vitamin A, B, K dan C yang sangat baik untuk kesehatan. Selain itu, tomat juga mengandung kalium yang sangat baik untuk kesehatan jantung.
Berbagai kandungan di dalam tomat tersebut dipercaya dapat menurunkan kolesterol, tekanan darah, dan risiko strok. Kandungan serat per 100 gram tomat = 1,3 gram.
Jadi, jika kadar kolesterol Anda sedang tinggi, pinggirkan dulu obat-obatan Anda, dan beralihlah pada cara alami dengan menjaga pola hidup sehat, termasuk dengan mengonsumsi beberapa buah di atas.
Selain dapat membantu menurunkan kolesterol, buah juga kaya akan gizi, vitamin, dan mineral yang memberikan segudang manfaat bagi kesehatan, di antaranya menjaga tekanan darah, memperbaiki kesehatan usus, dan meningkatkan kekebalan tubuh.
Ayo, makan buah untuk tangkal kolesterol tinggi!(int/NWS/klikdokter/jpnn/fajar)
















