Home / Sulsel

Senin, 15 Februari 2021 - 22:04 WIB

Menakar Capaian Kinerja 2 Tahun Pemerintahan “PAMMASE”

Selama dua tahun kepemimpinan H. Amran Mahmud-H.Amran,SE terlepas dari berbagai kekurangan dan ketidakmampuaannya, tentunya mendapat apresiasi dan pujian dari berbagai pihak atas prestasinya memimpin pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan.

Sebagai mitra pemerintah, kami memberikan penghargaan yang tinggi atas keberhasilan Bupati dan Wakil Bupati (PAMMASE) bersama jajarannya melalui kerja-kerja cerdas yang dilakukan untuk mewujudkan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Wajo yakni Pemerintahan Amanah Menuju Masyarakat Wajo Maju, Mandiri dan Sejahtera (PAMMASE) sepanjang dua tahun ini Wajo mampu “menggeliat” di tengah cobaan (PAMMASE).

Dalam catatan penulis, sejumlah prestasi yang telah dicapai “Duo Amran” yang patut diapresiasi selama mengemban amanah rakyat.

Baca Juga:  Banjir Telan Korban, Wakil Ketua DPRD Wajo Imbau PLN Siap Siaga saat Musim Banjir

Pada tahun pertama, PAMMASE berhasil lolos dari devisit anggaran sebesar Rp. 67 Miliar melalui rasionalisasi anggaran dan transparansi anggaran pada setiap OPD dengan pengelolaan keuangan yang akuntabel. Pada saat yang sama, PAMMASE berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dimana pada tahun 2018 hanya sebesar Rp. 134.000.960.836 menjadi Rp.142.128.537.381 pada tahun 2019, artinya ada kenaikan sebesar Rp.8.119.576.545.

Langka besar lainnya diawal kepemimpinannya adalah menata birokrasi pemerintah daerah melalui Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 tentang struktur organisasi, dimana sebelum penerapan Perda Nomor 1 Tahun 2019 jumlah OPD sebanyak 32 OPD menjadi 27 OPD. Tujuaannya mengurangi anggaran rutin agar porsi anggaran untuk publik lebih besar serta mewujudkan layanan birokrasi yang miskin struktur tapi kaya fungsi.

Baca Juga:  Audensi Pengurus Dekranasda Takalar Ke Kanwil Kemenkumham

Untuk merangsang pertumbuhan ekonomi, PAMMASE mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, pada tahun pertama, capaian pembangunan infrastruktur mencapai 77,524 Km yang tersebar disejumlah wilayah.

Untuk sektor kesehatan, PAMMASE berhasil menghadirkan layanan kegawat daruratan melalui layanan Oto Dottoro, pada tahun pertama terdapat lima unit Oto Dottoro yang ditempatkan di sejumlah Puskesmas.

Melalui “Tangan Dingin” PAMMASE, puluhan miliar asset daerah berupa gedung, tanah, dan kendaraan berhasil diselamatkan melalui penertiban asset yang pengelolaannya tidak sesuai aturan.(*)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Munafri Kenalkan dan Ajak Mahasiswa Baru Manfaatkan Fasilitas MCH dan Lontara Plus

Sulsel

Solusi Krisis Air Bersih, Munafri Kerahkan Mobil Tangki ke Puluhan Titik dan Siapkan 18 SPAM Jangka Panjang

ENREKANG

Bank Sampah Massenrempulu Diresmikan, Ekonomi Hijau Bergerak

PINRANG

DPRD Pinrang Menyepakati Nota Kesepakatan Rancangan KUPA dan PPASP Tahun Anggaran 2026

Sulsel

Kunker Sekjen PU, Apri Artoto, Mengapresiasi Program MYP Pemprov Sulsel

SOPPENG

Raih Kinerja Terbaik, Pemkab Soppeng Sampaikan Selamat Kepada Mentan A Amran Sulaiman

SOPPENG

Ny Hj Suarni Suwardi Melantik Kader Sekaligus Membuka Sosialisasi KISAK

Sulsel

Hingga September 2026, Pemkot Makassar Kuasai PSU 221 Perumahan Senilai Rp6,93 Triliun