“Saya pun rencana ikut untuk donor darah hari ini, namun tadi malam sewaktu saya konsultasi dengan dokter, saya disarankan untuk tidak mendonorkan darah dahulu. Apalagi juga tadi malam padat kegiatan, meskipun memang setiap malam selalu “mengurangi jatah tidur” menerima tamu dan silaturrahim masyarakat ataupun menghadiri kegiatan. Mari senantiasa membantu dalam kemanusiaan,” tuturnya
Amran menambahkan, dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke 60 berbagai kegiatan akan dilakukan. Seperti tadi malam renungan ulang janji, Pagi ini donor darah dan Ziarah kubur anggota Pramuka dan puncaknya tanggal
19 Agustus mendatang akan dilaksanakan apel besar.
Sementara Ketua Harian PMI Wajo, Sudirman Meru mengapresiasi aksi donor darah Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Wajo. Anggota DPRD Wajo berharap aksi aksi Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Wajo bisa menjadi edukasi bagi masyarakat untuk mendonorkan darahnya.
“Dalam proses donor, kita tetap mengacu pada protokol kesehatan dan semua hasil donor akan diseleksi secara ketat sebelum diberikan kepada yang membutuhkan,”ujarnya.
Usai memantau pelaksanaan donor darah, aktifitas di hari libur sekaligus Hari Pramuka orang nomor satu di Wajo ini masih berlanjut. Dengan masih mengenakan seragam pramuka, Amran Mahmud melanjutkan untuk menyampaikan ucapan duka cita, melayat sekaligus mendoakan dua orang warganya yang meninggal dunia hari ini, yaitu di Kecamatan Tempe dan Kecamatan Pammana. Memang, dari dulu, Ketua DPD PAN Wajo ini dikenal peduli dan memiliki rasa empati yang tinggi.(din)
Editor: Manaf Rachman
















