Nasfari menyebutkan dengan budi daya udang vaname ini, pendapatan masyarakat bisa bertambah menjadi Rp35 juta sekali panen. Dua tahun lalu, pengembangan budi daya udang vaname hanya berkisar 300 hektare, kendalanya bibit udang banyak yang mati karena kekurangan oksigen.
“Dengan adanya inovasi vanemator yang berfungsi sebagai penyuplai oksigen ke dalam air, luas budi daya udang vaname bertambah menjadi 2000 hektare,” terangnya.
Sebagai informasi, pada Top 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2021 ini, Top 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2021 ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan Pemkab Bantaeng sama-sama meloloskan 5 inovasi, lalu Kota Makassar 2 inovasi, Kabupaten Luwu Utara (Lutra) 2 inovasi, Barru 2 inovasi, Pinrang 2 inovasi, dan Soppeng 2 inovasi.
Lalu, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bulukumba, Selayar, Pangkep, Sidrap, Wajo, Bone, dan Kota Parepare masing-masing mampu meloloskan satu inovasinya. (syaf)
Editor: Manaf Rachman
















