“Untuk menjadi smart city datanya harus bagus. Karena smart city semua pakai data. Kalau masih tumpang tindih efeknya fatal. Jadi ini harus jadi kesungguhan dalam memperbaiki data,”ungkapnya.
Amran Mahmud pun berharap melalui replikasi layanan administrasi kependudukan berbasis kewenangan Desa (LABKD) ada strategi-strategi jitu yang dilakukan.”Semoga dengan workshop ini ada strategi baru untuk kemajuan Wajo ke depan,”harapnya.
Amran juga berpesan kepada peserta workshop secara bersungguh-sungguh. Dengan begitu, harapan dan tujuan pelaksanaan kegiatan dapat tercapai. “Kita berharap melalui workshop ini juga bisa menyamakan mindset sehingga melahirkan strategi-strategi baru,”tutupnya.(syaf)
Editor: Manaf Rachman

















