Amran Mahmud menyampaikan bahwa Pemkab Wajo mengapresiasi capaian kinerja insan pendidikan diKabupaten Wajo diantaranya Program Pendidikan Guru Penggerak. Dimana saat ini kata dia, puluhan Guru Penggerak dan Pendamping Guru Penggerak di Wajo. Begitu pula pada Program Sekolah Penggerak, Kabupaten Wajo telah memiliki asset berupa 2 Pelatih Ahli dan 5 Asesor.
“Tentu jumlah ini masih relatif kecil jika dibandingkan dengan jumlah guru kabupaten Wajo, untuk itu atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Wajo terus mendorong kepada Guru untuk terus berupaya berinovasi dan berkompetisi untuk menciptakan daya saing dengan memanfaatkan potensi unggulan daerah, ” harapnya.
Sementara itu, pada sesi penyampaian materi, Bupati mengajak kepada jajaran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Wajo untuk melakukan perubahan mindset.
Menurutnya, perubahan ini harus dimulai dari dalam diri setiap pelaku dunia pendidikan. “Perubahan mindset ini perlu dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, Inovatif, memiliki keunggulan kompratif dan kompetitif serta mampu beradaptasi dengan perubahan zaman,” tegas Bupati.
Hadir secara virtual pada Workshop ini, Ketua PGRI Sulsel, Prof. DR. H.Hasnawin, M.Hum. Selain itu hadir Pula Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo, Faisal, Ketua PGRI kabupaten Wajo, Muhammad Arif serta para anggota PGRI se kabupaten Wajo.(wan)
Editor: Manaf Rachman
















