Menurutnya, ada perbedaan mencolok ketika dirinya menggarap web series di kanal YouTube dan berakting dengan disiplin untuk penggarapan film layar lebar.
“Ada perbedaan ketika menggarap YouTube. Kalau di YouTube biasa konsepnya spontan dan ini (film) sudah diatur dan harus disiplin,” katanya.
Tantangan terberat Ambo Nai adalah ketika mesti bangun pagi untuk syuting. “Yang paling susah itu bangun paginya,” katanya, sambil tertawa.
Film “Ambo Nai Sopir Andalan” bercerita tentang kehidupan Ambo Nai sebagai sopir. Mulanya, Ambo Nai adalah sopir penumpang lintas kabupaten yang dipecat oleh bosnya.
Namun, sahabatnya yang bernama Malla memberitahu Ambo Nai bahwa ada lowongan sopir untuk mengangkut ikan ke kota.
Persaingan antarsopir pengangkut ikan pun tak terhindarkan. Film dikemas dengan konflik yang jenaka dan cocok ditonton oleh semua kalangan. (Hms)
Editor: Ismail Asnawi
















