Oleh karena itu, lanjut Amran, inovasi dari ini Dinas Lingkungan Hidup ini sangat mendukung program pemerintah daerah untuk mewujudkan Wajo Mapaccing.
“Apalagi ada program pilah sampah dari rumah, satu bank sampah satu desa dan kelurahan serta subsidi sampah yang akan merangsang masyarakat untuk bisa peduli sampah sesuai dengan harapan dari peringatan hari peduli sampah nasional yang dilaksanakan hari ini,” ungkapnya.
Amran Mahmud juga meminta kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. “Kita berharap agar pandemi ini segera berlalu. Karena begitu banyak program dan anggaran kita yang sedianya digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan kepada masyarakat, namun harus di-pending dan di-refocussing untuk penanganan Covid-19,” jelasnya.
Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Wajo, Andi Muh. Baso Iqbal, melaporkan bahwa hanya Wajo satu-satunya yang melaksanakan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2022 di Sulawesi Selatan.
“Yang menjadi andalan dari kegiatan kita hari ini adalah adanya subsidi sampah. Kita menilai Rp500 untuk sampah plastik atau botol plastik yang biasanya dibeli Rp1500 per kilogram dari masyarakat kemudian akan kita tukar dengan paket sembako,” ungkapnya.
Ini semua dilakukan, lanjut Andi Aso, untuk menghidupkan budaya masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan. “Kita juga ingin mewujudkan program Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati yaitu Wajo Mapaccing,” ucap mantan Camat Tempe ini.
Camat Bola, Andi Sariwana, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Wajo atas terpilihnya Desa Bola sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan tersebut.
Kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Wajo bersama kepala perangkat daerah, termasuk para camat se-Wajo, para tokoh masyarakat, para undangan lainnya, serta ratusan masyarakat. (agung-humas)
Editor: Muh. Hamzah
















