Ia menambahkan, melihat belanja anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2021 kebanyakan dipergunakan pada kegiatan belanja modal, belanja barang dan jasa, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur, pelayanan hak dasar masyarakat, serta penyediaan sarana dan prasarana pemerintahan.
“Pelaksanaan APBD Kabupaten Wajo selama tahun 2021 ini memang masih mengalami berbagai kelemahan dan kekurangan. Namun, hal tersebut merupakan motivasi bagi kita semua, khususnya jajaran eksekutif, untuk lebih meningkatkan kinerja Pemerintah Kabupaten Wajo dalam pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, dan pembinaan kemasyarakatan,”ungkapnya.
Meski masih ada berbagai kelemahan itu, lanjutnya, pemerintah daerah juga tetap berhasil meraih beberapa prestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
“Semua keberhasilan itu dapat kita capai berkat kerja sama dan dukungan yang telah diberikan oleh para pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Wajo yang terhormat serta seluruh stakeholder yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu,” katanya.
Pada rapat paripurna ini, Amran Mahmud juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bergotong royong mencegah dan memutus rantai penularan Covid-19 dengan senantiasa menjaga kesehatan serta mengikuti imbauan dan anjuran pemerintah.
“Mari tetap disiplin terapkan protokol kesehatan, gunakan masker saat keluar rumah, lakukan pola hidup bersih dan sehat, hindari kerumunan dan bertawakal kepada Allah subhanahu wa taala,” tutupnya. (Adv)
Editor: Manaf Rachman
















