“Untuk di Kabupaten Wajo, kita fokuskan untuk pengembangan sumber daya manusia insani dan qur’ani. Selain sejalan dengan program Gubernur untuk literasi Al-Qur’an, ini juga merupakan bagian dari program terpadu gerakan mesjid cantik,” ucapnya.
Kepada Bunda Baca Kabupaten Wajo, Amran Mahmud berharap agar bisa mengambil peran dalam pengembangan sumber daya manusia. Ia juga berharap dukungan para pustakawan dan para penggiat literasi di Kabupaten Wajo.
“Selamat mengemban amanah yang baru, semoga pengukuhan hari ini bisa menjadi langkah awal kebangkitan minat baca dan literasi di kabupaten Wajo,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov Sulsel, Moh. Hasan menyampaikan bahwa untuk pengukuhan Bunda Baca, Wajo menjadi yang kedua melaksanakan di Sulawesi Selatan setelah Kabupaten Maros.
“Saya berharap agar Bunda Baca Kabupaten Wajo yang baru saja dikukuhkan agar segera melantik Bunda Baca Kecamatan yang kemudian dilanjutkan dengan Bunda Baca Desa dan Kelurahan,” harapnya.
Selain itu, Moh. Hasan juga berharap agar Kabupaten Wajo nantinya bisa berkotribusi besar terhadap peningkatan minat baca serta pengembangan literasi di Provinsi Sulawesi Selatan.
Sementara Bunda Baca Kabupaten Wajo, Sitti Maryam menyampaikan terima kasih atas amanah yang dipercayakan kepadanya. “Kami berharap dukungan dan sinergitas dari seluruh stakeholder untuk bisa melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.(Zah)
Editor: Manaf Rachman
















