Home / Advertorial

Senin, 14 Maret 2022 - 19:16 WIB

253 Jumlah Desain Ikuti Sayembara Logo Hari Jadi Wajo ke-623

Nisrinah juga menjelaskan, sebagaimana syarat dan ketentuan sayembara bahwa segala keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

“Begitu pula, logo yang dinyatakan sebagai pemenang secara sah menjadi milik panitia dan memakainya untuk semua keperluan tanpa adanya kewajiban membayar royalti kepada pemenang,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Wajo, Amran Mahmud menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para peserta atau para desainer yang berpartisipasi pada sayembara logo. Ia turut memantau berbagai desain yang diposting di media sosial selama ini.

Baca Juga:  Alokasi Anggaran Penanganan Covid 19 Dipertanyakan, Ini Penjelasan Kepala Bappelitbangda Wajo

“Terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada para peserta, para desainer yang telah berpartisipasi untuk menyemarakkan HJW ke-623 sekaligus mempersembahkan karya-karya terbaiknya untuk Wajo,” puji Amran Mahmud.

Baca Juga:  Anggota DPRD Wajo Soroti Tidak Ada Dokter di Puskesmas Salobulo dan Puskesmas Jalang

Sesuai informasi dari panitia, disiapkan Rp7.500.000 total hadiah yang untuk pemenang sayembara logo. Masing-masing Rp5 juta untuk juara satu, Rp1,5 juta juara kedua, dan Rp1 juta bagi juara ketiga. (Humas)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Advertorial

Peringati Hari Perpustakaan dan Kearsipan, Wajo Ajak Generasi Muda Rawat Literasi

Advertorial

Pemkab Wajo Peringati Harkitnas ke-118, Soroti Ancaman di Era Informasi

Advertorial

Pemkab Wajo Ubah Pola Kerja ASN, WFH Mulai Berlaku Jumat Ini

Advertorial

Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, Gubernur Zainal Terima Penghargaan Kategori Penurunan Pengangguran

Advertorial

Wajo Perkuat SP4N-LAPOR, Bidik Kepercayaan Publik Lewat Respons Aduan yang Lebih Cepat

Advertorial

Dorong Transparansi, Pemkab Wajo Perkuat Peran PPID di Era Digital

Advertorial

Tinggalkan Tanda Tangan Basah, Pemkab Wajo Percepat Layanan Digital

Advertorial

Pemkab Wajo Perkuat Literasi Informasi, KIM Jadi Ujung Tombak di Desa