Home / Advertorial

Selasa, 29 Maret 2022 - 06:32 WIB

Tudang Sipulung Hari Jadi Wajo, Duo Amran Tuai Pujian

MEDIASINERGI.CO WAJO — Deretan tokoh hadir dalam tudang sipulung dalam rangka peringatan Hari Jadi Wajo (HJW) ke-623 di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Calaccu, Kota Sengkang, Senin (28/3/2022) malam. Bupati dan Wakil Bupati, Amran Mahmud-Amran, mendapat banyak apresiasi pada kesempatan ini.

Pasangan kepala daerah dengan sebutan Duo Amran dinilai mampu membangun Bumi Lamaddukelleng mesti di tengah hantaman pandemi COVID-19. Itu salah satunya terlihat dari pertumbuhan ekonomi selama dua tahun awal pandemi. Pada 2020 mengalami penurunan menjadi minus 1,17 persen, tetapi kemudian berhasil tumbuh menjadi 6,77 persen.

Hal itupun mendapat apresiasi tokoh masyarakat, perantau, akademisi, dan birokrat sukses yang selama ini bermukim di luar Wajo. Salah satunya Rektor Institut STIAMI, Wahyuddin Latunreng. “Apresiasi buat Dua Amran dengan 25 program kerjanya. Ini terus jalan dan harus kita dukung. Karena itu, Anda harus memikirkan dua periode. Tidak boleh satu periode dan harus Amran pangkat dua,” ujar Latunrung.

Baca Juga:  Melalui Peringatan Maulid, Mari Kita Teladani Sifat Rasulullah SAW

Pujian juga datang dari Wali Kota Tanjung Pinang, Rahma. Wali kota perempuan yang merupakan putri asli daerah asal Kecamatan Tanasitolo ini mengakui bahwa Amran Mahmud merupakan sosok kepala daerah sangat populer di Indonesia. “Saya belum pernah berjumpa kepala daerah yang sangat terkenal namanya di luar. Terima kasih Pak Bupati telah mengundang saya hadir di HJW ke-623,” ucapnya.

Rahma mengakui, tidak mudah mengelola pemerintahan, khususnya di masa pandemi. Dia pun angkat jempol untuk sepak terjang Duo Amran. “Kita harus tahan banting dan tangguh karena belum pernah ada bupati/wali kota yang sebelumnya menghadapi COVID-19. Apresiasi dua Amran. Kita doakan selesaikan sampai dua periode,” ujarnya.

Baca Juga:  GOTONG ROYONG KUNCI SUKSES HPN 2025, TERIMA KASIH PWI KEPADA SPONSOR

Sementara, Bupati Wajo, Amran Mahmud, dalam sambutannya mengaku sejak pandemi COVID-19, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terus berkurang hampir Rp200 miliar.

“Saya bandingkan sebelum ada COVID-19, selisih anggaran ada sekitar Rp200 M. Artinya, dalam tiga tahun anggaran APBN kita berkurang Rp600 miliar sehingga begitu banyak program yang tidak maksimal,” ucapnya.

Namun, kata dia, hal itu tidak menjadi penghalang untuk terus memacu perekonomian dan pembangunan infrastruktur. “Kita berhasil mengangkat kembali ekonomi kita di atas rata-rata provinsi dan rata-rata nasional. Kita berdoa dengan momentum HJW berkat doa kita semua, Wajo kembali bangkit, maju, dan sejahtera lepas dari keterpurukan terutama COVID-19,” harapnya.

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wajo Benahi Data Pembangunan, Seluruh OPD Dikumpulkan di Diskominfotik

Advertorial

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Kredit Konstruksi Rp17,5 Miliar, Makin Mudahkan Peserta Miliki Rumah

Advertorial

Kominfotik Wajo Ikut Kerja Bakti Gerakan Indonesia Asri, Andi Musdalifah: Kebersihan Tanggung Jawab Bersama

Advertorial

Bupati Wajo Ingatkan ASN Tidak Live di Media Sosial Selama Jam Kerja

Advertorial

Dari Teguran untuk ASN hingga Motor Sampah Baru, Ini Pesan Bupati Wajo Saat Apel Pagi

Advertorial

Peringati Hari Perpustakaan dan Kearsipan, Wajo Ajak Generasi Muda Rawat Literasi

Advertorial

Pemkab Wajo Peringati Harkitnas ke-118, Soroti Ancaman di Era Informasi

Advertorial

Pemkab Wajo Ubah Pola Kerja ASN, WFH Mulai Berlaku Jumat Ini