Home / Artikel

Sabtu, 30 April 2022 - 15:31 WIB

Ternyata Doa Bisa Mengubah Takdir Seseorang

Dr KM Abdul Malik Tibe Saat cerama subuh pada bulan suci ramadhan di Masjid Jami’atul Khaeriyah Siwa Kabupaten Wajo.  Sungguh dahzat doa bisa merubah takdir seseorang  Sabtu 30 April 2022.

Dr KM Abdul Malik Tibe Saat cerama subuh pada bulan suci ramadhan di Masjid Jami’atul Khaeriyah Siwa Kabupaten Wajo. Sungguh dahzat doa bisa merubah takdir seseorang Sabtu 30 April 2022.

Jika seseorang berdoa atau bersedekah, Allah SWT dapat menghindarkannya sebagai tanggapan atas permohonan hamba tersebut.

Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada yang akan menolak qodho kecuali doa.”

Lantas, apakah dapat dikatakan bahwa doa itu bisa mengubah takdir? Menurut Ag. Abdul Malik Tibe yang saat ini menjadi Wakil Direktur DDI As- Salman Sidrap Sulawesi Selatan. Menjelaskan, bahwa doa itu tidak mengubah pengetahuan Allah.

Namun, doa bisa mengubah isi catatan Lauhul Mahfudz yang dilihat para malaikat. Bahwa, ada takdir yang tak terelakkan atau takdir yang pasti. Takdir itu ada dalam pengetahuan Allah SWT, dan pengetahuan-Nya tidak akan tertinggal.

Baca Juga:  Kadisdik Sulsel Berkomitmen Berantas KKN dan Pungli di Lingkup Dinas Pendidikan

Jadi, Allah SWT. Mengetahui ketika ada permohonan atau doa. Dan Allah SWT. juga tahu bahwa ada peristiwa yang terjadi, yang mungkin bertentangan dengan apa yang tercatat dalam Lauhul Mahfudz.

“Tapi (peristiwa) itu tidak bisa bertentangan dengan pengetahuan Allah SWT yang ada dalam diri-Nya sendiri. Tidak pula diketahui oleh seorang nabi yang diutus atau malaikat yang dekat dengan Allah kecuali dengan izin-Nya,” terangnya.

di Lauhul Mahfudz tertulis bahwa seorang Muslim sebut saja Pak Aras akan gagal dalam ujian. Lalu si Aras berdoa, “Ya Allah, berikan aku keberhasilan.” Lalu Allah membantunya dan Aras pun berhasil, yang artinya bertentangan dengan Lauhul Mahfudz yang diketahui para malaikat.

Baca Juga:  Purmadi Akan Wujudkan PWI Sidrap Lebih Maju di Era Digital

“Mengapa itu bisa terjadi? Karena doa mampu mengubah apa yang tercatat dalam Lauhul Mahfudz. Dan Allah SWT mengetahui bahwa orang tersebut akan berdoa, dan mengetahui bahwa apa yang tercatat dalam Lauhul Mahfudz itu akan berubah, serta juga mengetahui bahwa orang itu akan berhasil dalam ujian,” kata Abdul Malik Tibe.

Maka, berdoa itu adalah bagian dari takdir, dan takdir itu pasti terjadi. Atas kehendak Allah-lah terjadi dan tercegahnya segala sesuatu. (***)

Share :

Baca Juga

Artikel

Dua Satkamling Di Soppeng Disambangi Tim Dit Binmas Polda Sulsel

Advertorial

Dishub Makassar Hadiri FGD Ketiga Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Kota Sehat

Artikel

Refleksi Sumpah Pemuda: Musmuliadi Ingatkan Pemerintah Wajo Soal Janji Program Muda Milenial Maradeka

Artikel

Cahaya dari Timur: Refleksi Hari Santri dan Warisan Keilmuan As’adiyah

Artikel

Musmuliadi: Melecehkan Pesantren Sama Saja Merendahkan Akar Moral Bangsa

Artikel

PPENTINGNYÀ PERAN dan FUNGSI MEDIA

Advertorial

Menyulam Harapan di Bumi Lamadukkelleng: Jejak 100 Hari Pemerintahan Andi Rosman–Baso Rakhmanuddin

Artikel

Pendidikan dan Peran Perempuan Diera Globalisi