Risma menggantikan Juliari Batubara yang terjerat kasus korupsi. Dia dilantik presiden pada tanggal 23 Desember 2020, di era kepemimpinan sebagai Menteri Sosial, Risma merubah warna paket bantuan sosial yang semula berwarna biru, termasuk Tenda dan Baju Tagana, kini menjadi merah.
Meski jabatannya sebagai Mensos masih terbilang baru, Risma dianggap memiliki kinerja yang cukup baik.erdasarkan hasil survei Indikator menunjukkan bahwa Risma dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dinilai paling berkinerja baik.
Profil Tri Rismaharini memang menarik untuk diikuti. Terlepas dari skandal dan isu-isu miring yang melekat pada dirinya, Risma dinilai sebagai salah satu pejabat publik yang cukup berhasil. Khususnya saat dia menjadi wali kota Surabaya.
Jumlah Kekayaan Tri Rismaharini sebagai salah satu pejabat publik, nama Tri Rismaharini pastinya selalu mendapat sorotan dari masyarakat. Terutama yang berkaitan dengan kekayaannya.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total harta kekayaan Risma yang terakhir kali dilaporkan pada 25 Maret 2022 untuk periodik 2021 mencapai Rp15.379.230.156.
Sumber kekayaannya didominasi oleh aset properti berupa tanah dan bangunan.
Adapun aset tanah dan bangunan milik Risma antara lain sebagai berikut: Tanah dan bangunan seluas 112 m2/90 m2 di Kota Surabaya, hasil sendiri Rp1.500.000.000. Tanah dan bangunan seluas 90 m2/50 m2 di Kota Surabaya, hasil sendiri Rp. 439.120.000. Tanah dan bangunan seluas 135 m2/133 m2 di Kota Surabaya, hasil sendiri Rp1.815.000.000. Tanah dan bangunan seluas 264 m2/338 m2 di Kota Surabaya, hasil sendiri Rp4.890.490.000.
Tanah dan bangunan seluas 122 m2/144 m2 di Kota Surabaya, hasil sendiri Rp2.288.000.000. Tanah dan Bangunan Seluas 144 m2/184 m2 di Kota Surabaya, hasil sendiri Rp2.280.300.000. Aset di atas belum dihitung dengan alat transportasi milik Risma.
Kendati begitu, sumber kekayaan milik Risma ini memang didominasi oleh aset tanah dan bangunan.
Kepeduliannya sebagai seorang menteri yang menangani berbagai bencana dan pelayanan untuk para Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), maka pada Hari Sabtu 19 November 2022, beliau menyempatkan diri untuk berkunjung ke lokasi korban bencana tanah longsor serta memberikan bantuan kepada korban di Desa Lonjoboko Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa.
Menjelang petang hari, Mensos dan rombongan menuju Bandara Internasional St Hasanuddin di Maros, selanjutnya terbang ke Kota Pahlawan Surabaya dan pada hari hari ini , Sabtu 20 November 2022, bertepatan dengan Hari Ulang Tahunnya yang ke-61, Selamat ultah Bu, sukses selalu dalam menjalankan tugas.(sdn)
Editor: Manaf Rachman
















