Amran Mahmud pun menyampaikan selamat tahun baru kepada seluruh masyarakat. “Mari kita tetap jaga kebersamaan dan kekompakan untuk terus membangun perekonomian. Pertumbuhan ekonomi kita saat ini berada di angka 6,77 persen sekaligus berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi Sulsel dan bahkan nasional. Ini yang akan kita upayakan untuk terus tingkatkan ke depannya dengan terus mengembangkan berbagai sektor perekonomian,” harapnya.
Sementara, Kepala Kantor Kemenag Wajo, Muhammad Yunus, mengapresiasi kepada segenap lapisan masyarakat atas segala partisipasi dan kebersamaan semua sehingga kerukunan umat beragama tetap kondusif.
“Kami juga mengapresiasi kepada Bapak Bupati, jajaran Pemkab Wajo, serta semua pihak yang telah membantu menyukseskan segala rangkaian acara kita pada malam ini,” ucap Yunus.
Pembawa tausiah, A.G. K.H. Kamaluddin Abunawas, mengapresiasi Pemkab dan Kemenag Wajo yang menggelar zikir dan doa di malam pergantian tahun ini.
“Saya tidak tahu apakah ini pertama dilakukan atau sudah rutin di tahun sebelumnya. Tapi, ini menurut saya merupakan uswatun hasanah atau contoh yang baik yang dilakukan oleh Kabupaten Wajo,” sebutnya.
Turut hadir pada zikir dan doa ini jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah (Sekda) Wajo, Armayani, para kepala perangkat daerah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Wajo, A.G. Muhammad Yunus Pasanreseng Andi Padi, pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Wajo, Sitti Maryam, camat, serta jemaah Masjid Agung Ummul Quraa dan undangan lainnya.(Saf)
Editor: Manaf Rachman
















