Home / Advertorial

Sabtu, 11 Februari 2023 - 16:33 WIB

Keynote Speaker Forum Internasional, Bupati Wajo Paparkan Program Keagamaan hingga Pertumbuhan Ekonomi

Bupati Wajo, Amran Mahmud, tampil sebagai salah satu pembicara kunci atau keynote speaker pada forum internasional bertajuk 7th Management and Business World Conference serta 8th Civil Engineering World Conference. Dua forum itu digelar secara hybrid (daring dan luring) di Hotel IBIS Style Jemursari, Kota Surabaya, Sabtu (11/2/2023)

Bupati Wajo, Amran Mahmud, tampil sebagai salah satu pembicara kunci atau keynote speaker pada forum internasional bertajuk 7th Management and Business World Conference serta 8th Civil Engineering World Conference. Dua forum itu digelar secara hybrid (daring dan luring) di Hotel IBIS Style Jemursari, Kota Surabaya, Sabtu (11/2/2023)

Amran menjelaskan, Wajo juga dikenal sebagai Kota Santri. Itu karena keberadaan Pondok Pesantren As’adiyah yang telah meluluskan ribuan santri yang kini tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Hal itu kemudian diikuti berbagai program keagamaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo.

“Karena itulah, kami berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membuat semua masjid di Kabupaten Wajo menjadi nyaman untuk beribadah. Gerakan ini disebut Gerakan Masjid Cantik atau Gemantik. Selain itu, kami juga mengembangkan rumah tahfiz dan saat ini sudah ada 75 rumah tahfiz dengan 3.300 lebih anak-anak yang sedang menghafal Al-Qur’an,” beber Amran yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Wajo.

Baca Juga:  Serap Aspirasi, Anggota DPRD Wajo Mustarin Gelar Reses di Kelurahan Benteng

Untuk pertumbuhan ekonomi, lanjut Amran, Wajo pernah berada di angka -1,77 persen karena hantaman pandemi Covid-19 pada 2020, kemudian bangkit menjadi 6,77 persen pada 2022. Selain itu, pendapatan per kapita masyarakat Wajo pada 2021 juga mencapai angka Rp58 juta.

Amran juga menjelaskan langkah yang dilakukan dalam memimpin Wajo bersama Wakil Bupati, Amran, yaitu mereformasi birokrasi dengan sistem merit atau merit system. Selain itu, mengalihkan anggaran kurang produktif ke program yang lebih prioritas dan dirasakan langsung masyarakat.

Baca Juga:  Pengerjaan Ruas Jalan Calodo-Lapaukke Hampir Selesai, Progres 97,92 Persen

“Sebagai penutup, saya yakinkan Anda bahwa kami telah melakukan banyak hal pekerjaan di Wajo. Tapi, masih banyak hal yang harus dilakukan. Namun, indikator perbaikan yang perlahan muncul adalah bukti paling jelas bahwa kita benar-benar hadir untuk masyarakat Wajo,” bebernya.(Saf)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wajo Benahi Data Pembangunan, Seluruh OPD Dikumpulkan di Diskominfotik

Advertorial

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Kredit Konstruksi Rp17,5 Miliar, Makin Mudahkan Peserta Miliki Rumah

Advertorial

Kominfotik Wajo Ikut Kerja Bakti Gerakan Indonesia Asri, Andi Musdalifah: Kebersihan Tanggung Jawab Bersama

Advertorial

Bupati Wajo Ingatkan ASN Tidak Live di Media Sosial Selama Jam Kerja

Advertorial

Dari Teguran untuk ASN hingga Motor Sampah Baru, Ini Pesan Bupati Wajo Saat Apel Pagi

Advertorial

Peringati Hari Perpustakaan dan Kearsipan, Wajo Ajak Generasi Muda Rawat Literasi

Advertorial

Pemkab Wajo Peringati Harkitnas ke-118, Soroti Ancaman di Era Informasi

Advertorial

Pemkab Wajo Ubah Pola Kerja ASN, WFH Mulai Berlaku Jumat Ini