”Shalat ini satu-satunya syariat Islam yang diterima Rasulullah tanpa melalui malaikat Jibril sebagai penyampai wahyu,” jelasnya.
Sehingga peringatan Isra Mi’raj selain menerima perintah mendirikan shalat, juga diperlihatkan tanda-tanda kekuasaan Allah SWT.
Oleh karena itu, melalui kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini mari jaga hubungan sesama manusia, hubungan agama dan dunia. Tidak boleh renggang, apalagi terputus di setiap detik kehidupan.
“Jadi mari kita mendalami hikmah dan manfaat Isra Mi’raj. Menjaga silaturahmi dan menjadikan acara ini forum penyampaian informasi-informasi baru program umat berbasis masjid,” tutupnya.
Dalam kegiatan ini juga turut dihadiri ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Makassar yang selaku legislator Makassar, M. Yunus dan Ketua Forum Kemanusian, dr. Udin Malik Saputra, Forum Pencinta Masjid dan Tokoh Masyarakat Kelurahan Buloa.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















