Amran Mahmud juga menuturkan bahwa lapangan usaha dominan berkontribusi dalam peningkatan PDRB dan mengalami kenaikan secara signifikan adalah pertanian, kehutanan dan perikanan.
“Subsektor pertanian khususnya komoditas tanaman pangan (padi), berhasil mencatatkan pertumbuhan tertinggi dalam tahun 2022 lalu berhasil menyumbang produksi 945 ribu ton atau hampir menembus satu juta ton,” tuturnya.
Olehnya itu, lanjutnya, bahwa otonomi daerah memiliki manfaat dalam peningkatan pembangunan ekonomi sebuah daerah. “Maka tentu saja hal itu harus berangkat dari Potensi daerah yang nyata ada di daerah tersebut, untuk selanjutnya dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemaslahatan masyarakat,” tutupnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor 1 Unismuh, Rakhim Nanda, Pimpinan dan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Pimpinan Lembaga Mahasiswa Fakultas Ekonomi, Mahasiswa Akuntansi serta undangan lainnya.(Far)
Editor: Manaf Rachman
















