Home / Sulsel

Selasa, 6 Juni 2023 - 16:38 WIB

Antisipasi Kemarau Ekstrim, PDAM Makassar Turunkan Pompa Air Baku di Moncongloe

Direktur Umum dan Pelayanan Perumda Air Minum Kota Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti, Memantau Proses Penurunan Pompa Air Baku, Selasa 6 Juni 2023

Direktur Umum dan Pelayanan Perumda Air Minum Kota Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti, Memantau Proses Penurunan Pompa Air Baku, Selasa 6 Juni 2023

MEDIASINERGI.CO. MAKASSAR — Suhu udara yang sangat panas dan menyengat begitu terasa beberapa minggu belakangan ini melanda Kota Makassar serta beberapa kawasan lain di Sulawesi Selatan. Hal ini merupakan tanda bahwa musim kemarau telah tiba.

Hal ini tentulah sangat berdampak pada ketersediaan air baku yang ada di Bendungan Lekopancing yang memang merupakan bendungan tadah hujan.

Bendungan Lekopancing merupakan sumber air baku yang berjarak sekitar 28 kilometer dari instalasi yang dimanfaatkan oleh Perumda Air Minum Kota Makassar untuk diolah menjadi air bersih pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Panaikang dan IPA Antang yang saat ini mengalami penurunan produksi air bersih akibat sumber air baku mengalami pendangkalan yang mengakibatkan beberapa kawasan di daerah timur dan utara kota juga sangat berdampak karena banyak pelanggan yang tidak lagi mendapatkan air bersih secara maksimal dan merata.

Melihat kondisi tersebut, Perumda Air Minum Kota Makassar bersama PT. Traya Tirta Makassar yang mengelola IPA 2 Panaikang, mulai hari ini menurunkan pompa suplesi di bawah Jembatan Nipa-Nipa Moncongloe untuk mengambil air baku di aliran Sungai Tello.

Direktur Umum dan Pelayanan Perumda Air Minum Kota Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti turun langsung memantau dan melihat proses penurunan pompa air baku tersebut.

“Hari ini kita bersama-sama datang melihat dan memantau proses penurunan pompa air bakunya, diharapkan tambahan air baku ini dapat menutupi defisit air baku dari Bendungan Lekopancing yang mulai menurun akibat musim kemarau,” kata Indira, Selasa 6 Juni 2023.

Proses mulai penurunan sampai pengoperasian pompanya nanti, berlangsung sekitar 5-7 hari karena banyak proses yang mesti dilakukan misalnya penyambungan pipa, ujicoba mesin dan lain-lain.

“Jadi bukan berarti sudah diturunkan langsung menyedot air, butuh proses dulu karena akan dirangkaikan dulu alat-alat dan materialnya supaya bisa dioperasikan dengan baik dan tidak ada hambatan,” jelas Indira.

Harapan kita, semoga nanti dengan dioperasikan mesin pompa ini dan mulai mengambil air baku dan dialirkan masuk ke instalasi, maka produksi air kita akan bertambah dan supply air ke masyarakat di utara dan timur kota bisa ditambah dan dimaksimalkan debit dan tekanannya, paling tidak bisa mengurangi keluhan pelanggan yang tidak dapat air akibat musim kemarau.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

Munafri Paparkan Inovasi Perlindungan Pekerja Rentan di Jamsostek Award 2026, Perkuat Jaminan Hari Tua

SOPPENG

Selle Ks Dalle: Jadikan Akhlak Rasulullah sebagai Teladan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Sulsel

6.000 Liter Air Bersih Disalurkan Polres Wajo untuk Warga Kampung Baru Desa Nepo

Sulsel

Mengabdi 22 Tahun, Bupati Takalar Lepas Sekda Muhammad Hasbi Pindah Tugas ke Pemkot Makassar

Sulsel

Pemkot Makassar Respons Kekeringan, Air Bersih dari PDAM Disalurkan Menjangkau ke 9 Kecamatan

Makassar

Pilrek UNM 2027–2031: Wakil Rektor III Arifin Manggau Jadi Kandidat Termuda yang Mendaftar

PINRANG

Bupati Pinrang Meminta Pengawasan dan Ketersediaan Gas Bersubsidi Dilakukan Secara Berkelanjutan

Sulsel

Satu Data untuk Banyak Solusi, Pemkot Makassar Petakan Kemiskinan hingga Anak Tidak Sekolah

Tinggalkan Komentar