Di tempat yang sama, Pemerintah Kecamatan Tamalanrea, Andi Baso Salman, yang menjadi salah satu narasumber berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Kami berharap agar masyarakat Makassar lebih mengerti, mematuhi, dan bertanggung jawab terhadap perda tentang air limbah domestik. Hal ini penting agar derajat kesehatan lingkungan masyarakat dapat meningkat,” ujarnya.
Sementara narasumber kedua, Azhar Anwar menambahkan sedikit limbah B3 menjadi patut diperhatikan karena paparannya menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan. Oleh karena itu mesti dilakukan perlindungan kepada masyarakat atas paparan limbah itu.
“Dengan pengelolaan yang baik, akan menghasilkan dampak positif dan signifikan terhadap kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















