Home / Advertorial

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:54 WIB

Festival UMKM Wajo 2025: Strategi Bupati Andi Rosman Memperluas Akses Pasar dan Menggerakkan Ekonomi Rakyat

Dengan satu hentakan genderang, Bupati Wajo membuka Festival UMKM Karang Taruna 2025 dan menegaskan komitmen pemerintah mengakselerasi UMKM Wajo ke level yang lebih tinggi

Dengan satu hentakan genderang, Bupati Wajo membuka Festival UMKM Karang Taruna 2025 dan menegaskan komitmen pemerintah mengakselerasi UMKM Wajo ke level yang lebih tinggi

Di sisi lain, pemerintah daerah juga menilai festival memiliki fungsi edukatif. Masyarakat dapat melihat langsung ragam potensi lokal, sementara pelaku UMKM memperoleh masukan terkait tren pasar, standardisasi produk, hingga peluang kolaborasi.

“Masyarakat perlu disadarkan bahwa potensi kita besar. Tapi tanpa pemahaman tentang kualitas dan pasar, potensi itu tidak akan menjadi nilai ekonomi,” ujar Andi Rosman.

Komitmen Bupati untuk membawa produk Wajo ke pasar internasional bukan sekadar retorika.

Pemerintah daerah tengah menyiapkan sejumlah program lanjutan yang mencakup penguatan branding produk lokal, pengembangan kualitas kemasan, pendampingan sertifikasi, dan pembukaan akses kemitraan dengan pelaku industri nasional.

Baca Juga:  Kunker Komisi II DPRD di Kementan, Wajo Kembali Dapat Bantuan Program Peremajaan Kakao

Andi Rosman menilai bahwa saat ini permintaan pasar global terhadap produk berbasis budaya dan natural dari daerah semakin meningkat. Hal tersebut menjadi momentum bagi Wajo, yang memiliki kekayaan produk tenun, kuliner, hingga kerajinan berbasis sumber daya lokal.

“Peluangnya besar. Yang kita lakukan hari ini adalah membangun fondasi agar UMKM Wajo siap masuk ke pasar global. Dari festival ini, kita perkuat visibilitas dan daya saingnya,” jelasnya.

Keberadaan festival UMKM dalam lima tahun terakhir telah memberikan kontribusi pada peningkatan aktivitas ekonomi lokal. Namun tahun 2025 dinilai menjadi titik transisi karena pemerintah mulai memfokuskan festival sebagai gerbang ekspansi pasar.

Baca Juga:  Pelatihan Pengawasan Nilai Gizi Pada Kader PKK di Kota Makassar

Bagi Karang Taruna Wajo sebagai penyelenggara, festival ini juga menjadi bukti peran pemuda dalam pembangunan ekonomi daerah. Kolaborasi pemerintah dan kelompok pemuda menjadi salah satu nilai tambah dalam penguatan UMKM.

Menutup acara pembukaan, Andi Rosman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Alhamdulillah, kolaborasi ini membuktikan bahwa kita dapat berjalan bersama untuk memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya. (Ddy-Adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wajo Benahi Data Pembangunan, Seluruh OPD Dikumpulkan di Diskominfotik

Advertorial

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Kredit Konstruksi Rp17,5 Miliar, Makin Mudahkan Peserta Miliki Rumah

Advertorial

Kominfotik Wajo Ikut Kerja Bakti Gerakan Indonesia Asri, Andi Musdalifah: Kebersihan Tanggung Jawab Bersama

Advertorial

Bupati Wajo Ingatkan ASN Tidak Live di Media Sosial Selama Jam Kerja

Advertorial

Dari Teguran untuk ASN hingga Motor Sampah Baru, Ini Pesan Bupati Wajo Saat Apel Pagi

Advertorial

Peringati Hari Perpustakaan dan Kearsipan, Wajo Ajak Generasi Muda Rawat Literasi

Advertorial

Pemkab Wajo Peringati Harkitnas ke-118, Soroti Ancaman di Era Informasi

Advertorial

Pemkab Wajo Ubah Pola Kerja ASN, WFH Mulai Berlaku Jumat Ini