Home / Sulsel

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:43 WIB

Kunjungan Kerja Bupati Sarolangun ke Makassar, Bahas Fiskal dan Kinerja ASN

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly, menerima kunjungan kerja Bupati Sarolangun, Provinsi Jambi, H. Hurmin, SE, di Kota Makassar di ruang rapat Sekda Makassar, Kantor Balai Kota Makassar, Rabu 11 Februari 2026.

Pada kesempatan itu, Sekda Makassar Andi Zulkifly didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Makassar Muh. Roem, dan Sekretaris Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, A. Ato Rakhmawan.

Sekda Makassar Andi Zulkifly menyampaikan kunjungan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman dan pembelajaran, khususnya terkait pengelolaan keuangan daerah, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta tata kelola pemerintahan.

Dalam pertemuan itu, Sekda Zulkifly memaparkan kondisi dan tantangan Kota Makassar sebagai kota metropolitan dengan jumlah penduduk mencapai 1,4 juta jiwa yang tersebar di 153 kelurahan.

Baca Juga:  Didampingi Kakan Kemenag, Amran Mahmud Buka Bimbingan Manasik Jamaah Haji Kabupaten Wajo

Andi Zulkifly menuturkan, PAD Kota Makassar terus menunjukkan tren positif. Pada tahun lalu, PAD tercatat sebesar Rp1,9 triliun, dan tahun ini ditargetkan bisa meningkat.

Namun demikian, pemerintah pusat melakukan pemotongan dana transfer daerah hingga Rp500 miliar, yang berdampak langsung pada kapasitas fiskal daerah.

“Biasanya pemotongan dana transfer dari pusat bisa mencapai 10 persen. Ini tentu memengaruhi keuangan daerah, tetapi kami tetap berupaya melakukan optimalisasi anggaran agar seluruh program prioritas tetap berjalan dan menyentuh masyarakat,” ujar Andi Zulkifly.

Baca Juga:  Pemprov Sulsel Pastikan Jalan Poros Sidrap-Soppeng Segera Dikerjakan

Ia menjelaskan struktur perekonomian Kota Makassar sangat dipengaruhi oleh berbagai sektor, seperti perumahan, perkantoran, dan komunikasi, yang sekaligus menjadi sumber lapangan pekerjaan bagi warga.

Selain itu, seluruh program pembangunan Pemkot Makassar telah terintegrasi dalam aplikasi Lontara, sebagai sistem perencanaan dan pengendalian program.

“Semua program kami masukkan dalam aplikasi Lontara. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap, sehingga di akhir masa jabatan, visi dan misi Wali Kota Makassar dapat terealisasi secara terukur,” jelasnya.

Terkait manajemen aparatur, Sekda Zulkifly menyampaikan bahwa meskipun banyak jabatan diisi oleh lulusan purna praja, seluruh pengisian jabatan struktural tetap melalui mekanisme lelang jabatan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Puluhan Tahun Semrawut, Pasar Tumpah di Jalan Veteran Makassar Akhirnya Ditertibkan

Sulsel

TSN II SMADA Makassar Sukses Digelar, Munafri Sampaikan Apresiasi untuk Alumni

Sulsel

Dies Natalis ke-74 FH Unhas, Munafri: Kekuatan Jejaring Alumni Bangun Masa Depan Generasi

Sulsel

Munafri: Tudang Sipulung SMADA Jadi Wadah Lahirkan Gagasan untuk Bangun Kota Makassar

Sulsel

Lama Terkatung-katung, GMTD Resmi Serahkan PSU 7 Klaster di Tanjung Bunga ke Pemkot Makassar

Sulsel

Pengajian Rutin RS PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar Bahas Keteladanan Ibadah Nabi Ibrahim

Sulsel

Di Hadapan Mahasiswa FH Unhas, Munafri: Entrepreneur dan Ilmu Hukum Jadi Kunci Kemajuan Makassar

Sulsel

Ray Suryadi Arsyad Serap Aspirasi Warga di Kecamatan Tallo dan Ujung Tanah