Pada kesempatan tersebut, Bupati Takalar mengungkapkan kehadiran Sekolah Rakyat di daerahnya merupakan hasil perjuangan yang tidak mudah. Meski proses pengusulan telah ditutup, Pemerintah Kabupaten Takalar tetap berupaya memenuhi seluruh persyaratan administrasi maupun teknis, mulai dari penyediaan lahan, kelengkapan sertifikat hingga kesiapan infrastruktur.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Takalar dipercaya menjadi salah satu daerah penerima program Sekolah Rakyat untuk dua jenjang pendidikan sekaligus, yakni SMP dan SMA.
Bupati menegaskan, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Dengan dukungan fasilitas pembelajaran modern, asrama, sarana olahraga, serta pemenuhan kebutuhan makan siswa. Ia optimistis sekolah tersebut akan melahirkan generasi yang mampu bersaing di masa depan.
“Kalau menanam padi, tiga bulan sudah panen. Tetapi pendidikan baru akan kita panen hasilnya 10 sampai 20 tahun ke depan. Dari sekolah ini saya berharap lahir camat, tentara, polisi, dokter, bupati, bahkan menteri. Tidak ada yang mustahil jika anak-anak belajar dengan sungguh-sungguh,” ujar Bupati, Senin (13/07/2026).
Pada tahun ajaran perdana, Sekolah Rakyat Takalar menerima sebanyak 330 siswa. Dari jumlah tersebut, 60 siswa berasal dari Kabupaten Gowa dan akan mengikuti sistem pendidikan berasrama bersama siswa asal Kabupaten Takalar.
Bupati mengajak seluruh siswa memanfaatkan kesempatan belajar tersebut dengan penuh tanggung jawab. Ia juga berharap dukungan orang tua, tenaga pendidik, serta seluruh pemangku kepentingan terus terjalin agar Sekolah Rakyat mampu menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul.
Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat bukan hanya menghadirkan fasilitas pendidikan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan masa depan daerah dan bangsa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pelaksanaan MPLS ini menjadi awal perjalanan pendidikan bagi ratusan siswa Sekolah Rakyat Takalar. Dengan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, sekolah tersebut diharapkan menjadi model pendidikan berasrama yang mampu membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















