Padahal, umat Islam adalah bagian penting dalam sejarah Indonesia. Banyak ulama, santri, dan pejuang Muslim berperan dalam perjuangan melawan kolonialisme. Karena itu, muncul pertanyaan yang layak direnungkan, mengapa mayoritas umat Islam selalu dipecundangi oleh kaum kafir dan kaum munafik di Indonesia.
Tantangan umat Islam tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari dalam, perpecahan, rusaknya pendidikan, lemahnya ekonomi, dan berkurangnya semangat membangun persatuan umat.
Tanpa pembenahan internal yang solid , sulit umat Islam untuk menjadi kekuatan yang mampu membawa perubahan.
Pada akhirnya, Indonesia tidak memerlukan kebencian antargolongan. Yang diperlukan adalah negara yang benar-benar berdiri di atas semua warga negara secara adil, menghormati kebebasan beragama sesuai konstitusi, dan membuka ruang yang sama bagi setiap kelompok untuk berkontribusi.
Kemerdekaan sejati bukan hanya bebas dari penjajah asing, tetapi juga bebas dari segala bentuk ketidakadilan, diskriminasi, dan penyalahgunaan kekuasaan. Jika masih ada warga negara yang merasa dipinggirkan, maka pekerjaan besar bangsa ini belum selesai.

















