Home / Advertorial

Senin, 9 Januari 2023 - 16:19 WIB

Amran Mahmud Paparkan Update Bencana Hidrometeorologi Wajo di Rakor BNPB

MEDIASINERGI.CO WAJO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo menyiapkan pos pengungsian untuk masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejak akhir 2022 hingga awal 2023 ini. Selain itu, bantuan yang datang dari berbagai pihak tersalurkan kepada para penerima.

Bupati Wajo, Amran Mahmud, menyampaikan hal tersebut saat saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) bersama pemerintah kabupaten/kota di Sulsel.

Rapat sekaitan penanganan darurat bencana hidrometorologi ini digelar di ruang rapat pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Kota Makassar, Senin (9/1/2023). Selain Amran, giat dihadiri kepala daerah yang terkena dampak bencana hidrometerologi.

Baca Juga:  576 Rumah Tangga Miskin di Wajo Teraliri Listrik

Amran mengatakan, bencana hidrometerologi di Wajo berupa banjir dan angin kencang akibat curah hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang dan tingginya debit air sungai yang bermuara di Danau Tempe.

“Kejadian ini terjadi sejak tanggal 24 Desember 2022 dan masih terjadi penambahan ketinggian air sampai saat ini. Untuk elevasi saat ini berada di ketinggian 8,35 meter atau sudah naik 3,35 meter dari ketinggian normal 5 meter,” beber Amran yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Wajo.

Amran menjelaskan, banjir terjadi di 5 kecamatan, 34 desa/kelurahan dengan jumlah korban 2 orang dan 9.030 kepala keluarga (kk) atau 27.279 jiwa terdampak. Selain itu, memberikan dampak ke 7.681 unit rumah, 45 unit sekolah, 30 unit masjid, 13 unit sarana kesehatan, 5 meter tanggul Sungai Walannae jebol, 24,7 kilometer jalan tergenang di beberapa titik serta 30 unit jembatan.

Baca Juga:  Terima DIPA dan Buku Alokasi TKD TA 2023, Bupati Wajo Komitmen Gunakan Sebaik Mungkin

“Untuk pengungsi, kita sudah siapkan enam pos pengungsian di Kecamatan Tempe. Jumlah pengungsi kita saat ini 158 KK atau 492 jiwa mengungsi. Sebagian mengungsi di pos pengungsian dan sebagian mengungsi di rumah kerabat/keluarga,” beber Amran.

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anak Cucu La Patau Matanna Tikka Bakal Berkumpul di Bone, Haul ke-312 Disiapkan Meriah

Advertorial

Dosen FT UNM Gelar Pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi Guru IGTKI Kecamatan Pattallassang, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Digital

Advertorial

Dosen UNM Dampingi Remaja Parambambe Kelola Sampah dengan Teknologi IoT

Advertorial

Tingkatkan Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar: Dosen Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Coding Menggunakan Code.org

Advertorial

Wajo Benahi Data Pembangunan, Seluruh OPD Dikumpulkan di Diskominfotik

Advertorial

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Kredit Konstruksi Rp17,5 Miliar, Makin Mudahkan Peserta Miliki Rumah

Advertorial

Kominfotik Wajo Ikut Kerja Bakti Gerakan Indonesia Asri, Andi Musdalifah: Kebersihan Tanggung Jawab Bersama

Advertorial

Bupati Wajo Ingatkan ASN Tidak Live di Media Sosial Selama Jam Kerja