MEDIASINERGI.CO JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Wajo dibawah nahkoda Pj. Bupati Wajo Andi Bataralifu kembali meraih penghargaan tingkat nasional. Pemkab Wajo menyabet penghargaan Abipraya Prasasya dari Kementerian Kesehan (Kemenkes). Bahkan Wajo merupakan satu-satunya di Sulsel menyabet penghargaan tersebut.
Penghargaan nasional Abipraya Prasasya ini diterima langsung Pj. Bupati Wajo Andi Bataralifu yang diserahkan oleh Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono pada Acara Puncak Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2024, di Auditorium Siwabessy, Kemenkes, Jakarta Selatan, Selasa (4/6/2024).
Turut mendampingi Pj. Bupati, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo drg. Hj. Armin, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Andi Sumange Alam, Epidemiolog Kesehatan Madya Anna Widiastuty Rahman dan Administrator Kesehatan Ahli Pertama Andi Wahyu.
Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2024 dan pemberian penghargaan dihadiri Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Direktur KP KL Kemenkes Asia Pasifik, Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Yudhi Pramon, Deputi Representatve UNICEF dan Deputi Representatve WHO.
Pada acara puncak HTTS 2024, Kemenkes mengangkat tema “Lindungi Anak dari Campur Tangan Industri Produk Tembakau”. Penghargaan itu diberikan kepada pemerintah daerah yang telah menetapkan Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan melakukan aktivasi penggunaan dashboard e-monev KTR
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam sambutanya menyampaikan bahwa tugas regulator kesehatan adalah menjaga bagaimana rakyatnya tetap sehat, bukan mengobati rakyatnya saat sakit, itu sudah telat.
















