Peningkatan produksi zat metabolit berkisar 1,5-60 kali lipat dibanding saat tidak puasa. Sebelumnya periset hanya menemukan 30 zat metabolit yang produksinya meningkat selama puasa.
Efek lain puasa terkait metabolisme purin dan pirimidin yang punya peran penting dalam ekspresi gen dan sintesis protein. Asam nukleotida tersebut tak hanya membantu tiap sel berfungsi optimal tapi juga meningkatkan produksi zat antioksidan dalam tubuh. Antioksidan melindungi sel dari radikal bebas yang berisiko menurunkan fungsi tubuh.(sumber: detik.com)
















