Home / Sulsel

Rabu, 23 Juni 2021 - 17:11 WIB

Meski Ada Refocusing Anggaran, Pemkab Wajo Tetap Berusaha Maksimalkan Pembangunan Jalan

MEDIASINERGI.CO WAJO — Pandemi Covid-19 yang terjadi di hampir semua negara, “memaksa” pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten kota di Indonesia untuk mengalihkan sebagian anggarannya ke penanganan virus mematikan itu.

Tak terkecuali di Kabupaten Wajo, recofusing anggaran ke penanganan Covid-19 juga sudah dilakukan selama dua tahun terakhir. Padahal andai tak ada penyebaran virus ini, bisa dipastikan berbagai program pemerintah di bawah kepemimpinan Amran Mahmud-Amran SE bisa berjalan sesuai perencanaan.

Kendati demikian, duet Amran tetap berusaha semaksimal mungkin menjalankan berbagai program yang sudah dijanjikan saat maju di Pilkada Wajo 2018. Seperti pembangunan jalan secara bertahap, dan berbagai bidang lainnya.

Khusus pembangunan jalan, Wajo termasuk cepat dibanding daerah lainnya. Sebab meski sebagian anggaran awalnya dialihkan ke penanganan Covid-19 sesuai perintah pemerintah pusat, tapi pengerjaan jalan dan infrastruktur lainnya juga tetap berjalan. Meskipun memang belum terlalu maksimal akibat alasan yang telah terurai.

Khusus untuk pembangunan jalan di tahun 2020 hingga 2021, Pemkab Wajo sudah membangun jalan pada 95 ruas di sejumlah wilayah, sehingga kondisi jalan yang masuk kategori baik dan mantap, sehingga kini menjadi sekitar 470 kilometer dari total panjang keseluruhan jalan Kabupaten di Kab. Wajo.

Sesuai data yang dihimpun, kategori jalan mantap di Wajo termasuk baik jika membandingkan beberapa daerah lainnya, terutama yang hanya sedikit melakukan perbaikan jalan selama pandemi Covid-19.

Tidak hanya itu, sarana infrastruktur lainnya berupa pembangunan jembatan juga terus mendapat perhatian. Tahun 2019 Pemkab Wajo membangun 6 unit jembatan dan tahun 2020 5 unit. Untuk tahun anggaran 2021, Pemkab Wajo kembali merencanakan pembangunan 10 unit jembatan dengan anggaran sekitar Rp4,7 milyar.

Bupati Wajo, Amran Mahmud tak memungkiri jika berbagai pembangunan infrastruktur belum terlalu maksimal akibat ‘Badai Covid-19’ yang melanda dunia dua tahun terakhir. Meski begitu, pihaknya tetap berusaha keras memberikan yang terbaik buat Wajo.

“Memang ada perlambatan progres pembangunan infrastruktur selama ini di hampir semua daerah di Indonesia. Untuk Wajo, kami dihadapkan pada dua persolalan besar yakni devisit anggaran pada tahun pertama dan pada tahun kedua kita dihadapkan lagi pada Covid 19. Kondisi ini memaksa kita untuk melakukan refocusing anggaran,” urai Amran Mahmud, Rabu (23/6/2021).

Dilanjutkannya, di tengah kondisi tersebut Pemkab Wajo terus berupaya untuk terus menggenjot membangun infrastruktur agar perekonomian masyarakat bisa berjalan.

Amran mahmud berkeyakinan bahwa dengan perbaikan infrastruktur terutama jalan dan jembatan, maka ini bisa mendukung semua sektor. misalnya pengembangan nilai jual hasil produksi pertanian, pariwisata, dan lainnya.

Diketahui, dikepemimpinan Amran Mahmud, berbagai sektor lain juga mulai nampak. Ini berdasar dari tingkat kepuasan publik yang mengalami peningkatan jika dibandingkan sebelumnya. (Adv)

Editor: Ismail Asnawi

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

JSI Baca Perpindahan Appi ke Demokrat: Bukan Sekadar Ganti Jaket, Peta Politik Sulsel Bisa Bergeser

Sulsel

Takalar Award 2026 Resmi Digelar, Bupati Daeng Manye: Inovasi Jadi Budaya Kerja ASN

Sulsel

Dari Lontara+ hingga Command Center, Makassar Perkuat Layanan Publik Berbasis Digital

Sulsel

Pemkot Makassar Turun ke Sekolah, Lindungi Siswa dari Ancaman Kabut Asap

Sulsel

Pimpin Rakor Camat – Kades, Bupati Takalar Instruksikan Percepatan Pencairan Siltap

Sulsel

Jelang Musim Hujan, 150 Satgas PU Benahi Drainase Rawan Banjir Paccerakkang

Sulsel

Gantikan Muhammad Hasbi, Bupati Daeng Manye Lantik Ahmad Rivai Jadi Sekda Takalar

Sulsel

Sidak Layanan BPJS di Dinsos-PMD, Bupati Takalar Tekankan Pelayanan Harus 5 Menit Selesai

Tinggalkan Komentar