Sementara, terkait pelaksanaan MTQ, dia berharap agar ini menjadi ajang perekrutan untuk mencari kafilah yang nantinya bisa mewakili Wajo pada ajang level yang lebih tinggi.
“Mulai dari tingkat kecamatan agar betul-betul mencari anak-anak kita yang memiliki potensi, melalui open recruitment, bukan serta-merta menunjuk langsung. Kita ingin MTQ tingkat Kabupaten Wajo ini nantinya melahirkan ‘bibit’ terbaik untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Sulsel yang direncanakan tahun 2022 di Kabupaten Bone. Kita utamakan putra-putri daerah,” beber Amran Mahmud.
Wakil Bupati Wajo, Amran S.E., membenarkan apa yang disampaikan Amran Mahmud terkait pelaksanaan salat Idul Adha. “Seperti yang disampaikan Bapak Bupati, jika tidak ada kejadian luar biasa, kita akan laksanakan salat Idul Adha di masjid ataupun lapangan. Ini kita akan lihat perkembangannya sampai mendekati hari H,” kata Amran.
Turut hadir pada rakor ini, yakni camat, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Wajo, Kabag Kesra, dan para pimpinan ormas Islam Wajo. (syaf)
Editor: Manaf Rachman
















