MEDIASINERGI.CO SINJAI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai mengikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2021 digelar secara virtual dari Ruang Pola Kantor Bupati melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Jumat 1 Oktober 2020.
Hadir langsung dalam upacara yang mengangkat tema, Indonesia Tangguh Berlandaskan Pancasila, yakni Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) Wakil Bupati Hj. Andi Kartini Ottong, Ketua DPRD Sinjai Jamaluddin, Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan, Dandim 1424 Sinjai Letkol Inf Ely Asyer Sitompul, dan perwakilan Kejari Sinjai.
Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2021 digelar di Monumen Pancasila Sakti, Jakarta Timur. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi inspektur upacara dan juga digelar secara virtual.
Menteri, pimpinan lembaga negara, perwakilan Indonesia di luar negeri hingga kepala daerah di Indonesia mengikuti upacara dari kantor masing-masing dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti sebagai pembaca teks Pancasila. Naskah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dibacakan oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. Kemudian, ditutup doa oleh Menteri Agama RI H Yaqut Cholil Qoumas.
Dimomen ini, Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) usiai mengikuti acara tersebut mengatakan, pentingnya menjaga keutuhan negara dan pancasila sebagai idelogi bangsa.
Sebab, pancasila adalah falsafah hidup dan kepribadian bangsa Indonesia yang mengandung nilai-nilai, norma-norma yang oleh bangsa Indonesia diyakini paling benar, paling adil, paling bijaksana, paling baik, dan paling sesuai serta paling tepat, sehingga dapat mempersatukan bangsa Indonesia.
Oleh karena itu, ASA mengajak warga untuk menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk bersama-sama meningkat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari.
Baik itu dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta kapanpun dan dimanapun.
Karena itu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus dimaknai masyarakat, khususnya generasi muda sebagai momentum perekat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Kita sebagai warga Indonesia harus betul-betul menghargai keberadaan pancasila sebagai pilar dari berdirinya negara Indonesia,” ujar ASA.
Untuk itu kata ASA, segala ancaman yang masuk, segala ideologi yang masuk yang ingin mengubah pancasila, tentu sebagai warga negara Indonesia akan semaksimal mungkin untuk menghilangkan hal-hal tersebut dan tetap setia pada pancasila.
Orang nomor satu di pemerintahan Sinjai ini, berpesan kepada generasi muda untuk membulatkan tekad dan semangat untuk terus belajar, bekerja, dan mengabdi serta mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
“Harapannya di hari kesaktian pancasila ini, khususnya para generasi kita yang belum mengetahui sejarah tentang kesaktian pancasila ini, saya harap agar rajin membaca ataupun melihat atau mengkaji sejarah,” harapnya. (tw-irwan)
Editor: Manaf Rachman










