Home / Advertorial

Kamis, 3 Februari 2022 - 17:08 WIB

DPC KSBSI Datangi DPRD Wajo, Ini yang Diaspirasikan

DPC FPE KSBSI Kabupaten Wajo, menyampaikan aspirasi di Kantor DPRD Wajo

DPC FPE KSBSI Kabupaten Wajo, menyampaikan aspirasi di Kantor DPRD Wajo

Selain 3 hal tersebut, hal lain yang menjadi sorotan dari KSBSI adalah adanya penawaran pesangon yang dilakukan oleh manjemen kepada para pekerja sebelum kontrak berakhir. “Kenapa perusahaan menawarkan pesangon kepada pekerja, padahal kontrak belum berakhir, ada apa ini,” ujar Kadir.

Kadir juga memberikan warning kepada PT Energi Sengkang, jika kontrak berakhir, maka harus ada pihak yang bertanggungjawab terhadap pekerja “Jika kontrak berakhir, harus ada pihak yang bertanggungjawab dengan kelangsungan hidup pekerja,” tegas Kadir.

Direktur SDM PT Energi Sengkang, Hasnaeni yang hadir dalam penyampaian aspirasi tersebut, mengatakan, PT Energi Sengkang pernah membuka rekruitmen untuk dokter perusahaan.

Baca Juga:  Perayaan Milad Ke-109 di Sengkang, Bupati Wajo: Kami Harap Komitmen Muhammadiyah Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Katanya, ada 2 orang yang mendaftar, bahkan sudah diinterview, mereka juga sudah ditawarkan gaji. “Kami sudah pernah menginterview 2 orang, tapi mereka tidak mau menerima tawaran gaji dari perusahaan. Dan pada saat pandemi Corona, rekruitmen dihentikan,” jelasnya.

Sesuai dengan usulan pekerja, saat itu, lanjut Hasnaeni, akhirnya perusahaan mengontrak dokter Puskesmas Lempa untuk memback up kekosongan dokter perusahaan. Dan saat ini dokter tersebut dikontrak kembali karena telah memiliki sertifikat dan ijin praktek.

Terkait dengan Safety officer, sebut Hasnaeni, perusahaan sengaja menunda penerimaan karena pandemi corona. Persoalan kecelakaan kerja yang terjadi pada tahun 2020, Hasnaeni mengakui hanya 1 kasus yang laporannya masuk ke perusahaan. “Perusahaan hanya menerima 1 laporan kecelakaan kerja pada tahun 2020,” ujarnya.

Baca Juga:  At-taubah Channel Santuni 60 Penghafal Alqur'an

Penerima aspirasi DPRD Wajo, Sudirman Meru berharap agar masalah ini bisa diselesaikan dengan menyatukan sudut pandang yang berbeda.

Menurutnya aspirasi yang disampaikan oleh KSBSI adalah wujud tanggungjawab terhadap pekerja. “Mari kita satukan cara pandang yang berbeda, jangan menoleh ke belakang. Apa yang dilakukan KSBSI hari ini adalah tanggungjawab moral kepada pekerja,” ujarnya. (GUS)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anak Cucu La Patau Matanna Tikka Bakal Berkumpul di Bone, Haul ke-312 Disiapkan Meriah

Advertorial

Dosen FT UNM Gelar Pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi Guru IGTKI Kecamatan Pattallassang, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Digital

Advertorial

Dosen UNM Dampingi Remaja Parambambe Kelola Sampah dengan Teknologi IoT

Advertorial

Tingkatkan Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar: Dosen Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Coding Menggunakan Code.org

Advertorial

Wajo Benahi Data Pembangunan, Seluruh OPD Dikumpulkan di Diskominfotik

Advertorial

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Kredit Konstruksi Rp17,5 Miliar, Makin Mudahkan Peserta Miliki Rumah

Advertorial

Kominfotik Wajo Ikut Kerja Bakti Gerakan Indonesia Asri, Andi Musdalifah: Kebersihan Tanggung Jawab Bersama

Advertorial

Bupati Wajo Ingatkan ASN Tidak Live di Media Sosial Selama Jam Kerja