Home / Daerah

Minggu, 20 Februari 2022 - 13:25 WIB

Sumanto Perna Gegerkan Warga Sebagai Pencuri Mayat

MEDIASINERGI.CO, PURBALINGGA – Sumanto Pria asal Desa Pelumutan, Purbalingga, Jawa Tengah itu menjadi perbincangan publik karena perilakunya pada tahun 2003 silam.

Sumanto harus mendekam di balik jeruji besi karena kasus pencurian mayat.
Kala itu, Sumanto percaya bahwa daging mayat yang dimakannya bisa memberikan kekuatan supranatural.
Ia mengaku telah memakan daging dari tiga mayat berbeda. Perilaku menyimpang Sumanto hanya tinggal kenangan kelam masa lalu.

Kini ia telah menjadi ‘manusia baru’ yang siap menjalani kehidupan sebagaimana mestinya. Sejak keluar dari penjara pada 24 Oktober 2006 silam, Sumanto tinggal di panti rehabilitasi mental An-Nur, Bungkanel, Purbalingga.

Sumanto sebenarnya sangat ingin pulang ke kampung halaman.
Tapi apa daya, ia selalu ditolak warga di sana.

Baca Juga:  Kota Parepare Masih Menerapkan PPKM Level 3

Mau tidak mau, ia pun harus rela menghabiskan waktunya berada di panti rehabilitasi. Selama tinggal di panti An-Nur, Sumanto telah memperlihatkan progres perubahan sikap yang cukup signifikan. Ia menjadi lebih dekat dengan Tuhan dan melakukan beberapa pekerjaan.

Hal itu diungkapkan pengurus panti rehabilitasi sekaligus orang yang merawat Sumanto, Haji Supono.

Menurut Supono, Sumanto mampu membaca Alquran. Pada beberapa kesempatan, Sumanto juga mengumandangkan azan. Malah, Sumanto mendapat kepercayaan menyampaikan ceramah saat diundang ke acara pengajian. Di samping itu semua, ada satu momen di mana Sumanto membuat sang pengasuh dongkol tapi kemudian merasa terharu.

Baca Juga:  At-Taubah Channel Peduli Salurkan Bantuan Sembako dan Obat untuk Pengungsi Banjir

Ya, Sumanto pernah diberi tugas untuk mengurusi burung kicau milik Supono.
Untuk diketahui, Supono memang pecinta burung. Beberapa sangkar burung pun terlihat tergantung di atap selasar panti An-Nur.

Ada tujuan tersendiri mengapa sang pengasuh memberi kepercayaan itu.
Ia berharap, Sumanto akan mempunyai keterampilan merawat burung dan hal itu bisa berguna di kehidupannya kelak.
Namun, bukannya merawat burung Supono, Sumanto malah bikin ulah.

Ia melepaskan burung-burung yang diketahui mempunyai harga cukup mahal itu. Ulah Sumanto itu bikin sang pengasuh tepuk jidat.

Tidak mungkin bila Supono memarahi Sumanto karena hal tersebut.

Share :

Baca Juga

Daerah

Polsek Pitumpanua Perketat Pengawasan di Pelabuhan Siwa, Ratusan Penumpang Menyeberang ke Tobaku

Daerah

Bupati Andi Rosman Apresiasi WARE 2026, Dukung Jadi Agenda Tahunan, Perputaran Ekonomi Capai Rp16 Miliar

Daerah

Bupati Andi Rosman Pimpin Pantauan Harga di Pasar Mini Sengkang Jelang Lebaran Idul Fitri 1447 H

Daerah

TPID Wajo Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok di Pasar Mini Sengkang Jelang Idul Fitri

Daerah

Bupati H. Suwardi Haseng Buka Musrenbang RKPD Soppeng Tahun 2027

Daerah

Komitmen Bersih Dari Narkoba, Tes Urine Seluruh Personel Polres Soppeng Dinyatakan Negatif

Daerah

Kawal Perencanaan 2027, Sudirman Meru Tekankan Konsistensi Program di Forum OPD

Daerah

BKPSDM Wajo Jelaskan Status Mutasi Dua ASN yang Terseret Perkara Hukum