Sejujurnya, banyak ilmu-ilmu jurnalistik terutama jurnalistik investigasi yang saya pelajari secara otodidak dari beliau, namun satu yang selalu ditekankan bahwa dalam menulis sebuah berita harus dilakukan secara tuntas dan selalu mengedepankan kaidah-kaidah jurnalistik.
Andi Heryl Manggabarani adalah Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan puncak kariernya di dunia jurnalistik ketika dipercaya sebagai Ketua PWI Kabupaten Wajo.
Semasa menakhodai organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Bumi Lamaddukelleng, beliau memimpin dengan humanis. Perpaduan jiwa kebangsawanan yang mengalir di tubuhnya dengan segudang pengalaman jurnalistik yang dialaminya membawa PWI Kabupaten Wajo semakin besar.
Sebagai Ketua PWI Kabupaten Wajo, Andi Heryl Manggabarani pride 2011-2014 memang banyak dibekali “Amunisi” nama dan reputasinya cukup membanggakan. Ia dikenal sebagai wartawan pemberani, sejumlah liputan jurnalistiknya yang termuat pada Tabloid EKSIS pernah bikin heboh.
Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang anak, disemayamkan di kediamannya jalan Veteran Sengkang Kabupaten Wajo. Hadirnya sejumlah tokoh dari berbagai kalangan setidknya memberi gambaran tentang siapa Andi Heryl Manggabarani.
Andi Heryl Manggabarani telah pergi. Rasanya cuma sekejap saja. Semoga almarhum mendapat tempat lapang, nyaman, dan indah di sisi Allah SWT.
Sekian lama kita menyelami telaga ilmu di sini.Mengukir dan melukis asa untuk masa depan yang gemilang. Segala diraih hingga indah diperaduan. Tertanam di dalam hati sanubari dan terkenang di memori
Selamat Jalan Kanda Andi Heryl Manggabarani, Selamat Jalan Senior Para Wartawan. Namamu abadi dihati kami adik-adikmu.(**)
















