MEDIASINERGI CO WAJO — Pemerintah Kabupaten Wajo terus memperkuat peran dan kontribusi berbagai pihak untuk bersinergi, bergotong royong, dan kerja keras dalam menjaga kestabilan harga, khususnya bahan pokok. Berbagai inovasi dan terobosan dilakukan guna mengendalikan inflasi daerah.
Apalagi, pengendalian inflasi ini merupakan salah satu dari 8 program prioritas Pj Gubernur Sulsel yang telah disampaikan pada rapat koordinasi bersama Bupati/Walikota beberapa waktu lalu di Makassar.
Untuk itu, Pemkab Wajo segera melaunching gerakan Desa Peduli Inflasi (DESI). Harapannya, melalui DESI ini, nantinya masyarakat turut mendorong penanganan inflasi yang dimulai dari desa.
Gerakan DESI ini dilaunching oleh Bupati Wajo dan Wakil Bupati bersama Forkopimda, Sekda dan Pimpinan Instansi Vertikal di sela-sela pelaksanaan Rapat Koordinasi Percepatan Pencapaian 8 Program Prioritas Pj. Gubernur Sulawesi Selatan di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Rabu (13/9/2023).
Amran Mahmud menuturkan bahwa salah satu program prioritas Pj. Gubernur Sulsel adalah penanganan inflasi. Apalagi saat ini hampir seluruh daerah di Indonesia mengalami bencana El Nino.
“Kondisi ini rentang menimbulkan gagal panen dan tentunya akan sangat berdampak pada laju inflasi yang tidak terkendali. Untuk itu, kami minta kepada semua pihak agar bekerja keras dalam penanganan inflasi ini, ” ujarnya.
Politisi Partai Amanat Nasional ini pun meminta pihak terkait agar serius dalam melakukan penanganan, dan turun langsung ke pasar mengecek perkembangan harga-harga kebutuhan pokok.
















