Kepada para Kepala Desa, Lurah, dan PPL dilapangan agar melakukan pengecekan dan terhadap kondisi pertanaman masyarakat.
“Tanaman yang masih bisa diselamatkan agar diselamatkan, begitu pula yang sudah mati agar segera diganti sepanjang masih ada potensi air yang bisa digunakan untuk pertanaman, ” ujarnya.
Untuk mencegah laju inflasi, agar Kepala Desa dan Lurah didampingi PPL mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan dan menanam tanaman pemicu inflasi, seperti tanaman cabe.
“Kami mengapresiasi gerakan Desa Peduli Inflasi yang diinisiasi oleh Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan yang kita launching pada hari ini. Kita berharap ini akan menjadi salah satu langkah penanganan inflasi di Daerah kita,” ucapnya.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Armayani mengakui bahwa penanganan inflasi di daerah ini tergolong baik, selain Rapat Koordinasi secara rutin dilakukan, penanganan inflasi di daerah ini juga dilakukan melalui pendekatan inovasi.
Dari Rapat Koordinasi yang dihadiri Wakil Bupati Wajo, Amran, Jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Pimpinan Instansi Vertikal, Camat, Kepala Desa dan Lurah terungkap bahwa setidaknya ada delapan hal yang menjadi Program Prioritas Pj. Gubernur Sulsel diantaranya, sukses penyelenggaraan pemilu dan Pilkada Serentak 2024, pengendalian inflasi, penanganan stunting dan gizi buruk, pengentasan kemiskinan ekstrem, ketahanan dan kedaulatan pangan, kemudahan pelayanan publik dan investasi, sinergi program prioritas nasional dan daerah serta menjaga stabilitas sosial, politik, keamanan, ketenteraman, dan ketertiban umum.(Far)
Editor: Manaf Rachman
















