Keberhasilan Kabupaten Wajo meraih prestasi KLA Pratama beberapa waktu lalu, menjadi motivasi untuk lebih meningkatkan kualitas penyelenggaraan KLA di Kabupaten Wajo. Untuk diketahui, apresiasi pemerintah pusat atas komitmen dan keseriusan daerah dalam menghadirkan wilayah yang aman bagi anak terdiri atas beberapa kategori, yaitu kategori Pratama, Madya, Nindiya, hingga Utama.
“Sebagai tindak lanjut dari hasil studi tiru tersebut, maka kami merekomendasikan agar dilakukan penguatan kelembagaan berupa penyusunan regulasi yang dapat mengawal pembangunan KLA di Kabupaten Wajo,” ujar Ketua Gugus Tugas KLA, Andi P. Rukka, saat ditemui di ruang kerjanya.
Penguatan kelembagaan menjadi penting agar dapat terbangun sistem perencanaan, penganggaran dan monev KLA yang lebih komprehensif dalam menjamin keberlangsungan pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Wajo. Hal ini juga perlu didukung dengan pelibatan para pemangku kepentingan, yaitu organisasi masyarakat dan dunia usaha.
“Salah satu komitmen yang kami bangun untuk keberlangsungan KLA di Kabupaten Wajo adalah melaksanakan Kelana atau Kecamatan Layak Anak pada 2024 mendatang.” Pungkas Andi P. Rukka.(Advertorial)
















