
MEDIASINERGI.CO JAKARTA — Komisi II DPRD Wajo melakukan kunjungan kerja di Komisi IV DPR RI. Rombongan yang dipimpin langsung Ketua Komisi II H. Sudirman Meru diterima oleh anggota DPR RI Fraksi PKS Dr. H. Andi Akmal Pasluddin diruang rapat pimpinan Komisi IV DPR RI Jumat, 28 Februari 2020.
Turut juga hadir, Plt Direktur Pupuk dan pestisida Kementerian Pertanian Rahmanto, 3 anggota Kementerian Pertanian yang membidangi Penyaluran Pupuk Bersupsidi.
Ketua Komisi II DPRD Wajo Sudirman Meru dihadapan Anggota DPR RI dan Kementerian Pertanian sangat berharap atas kecukupan dan ketesediaan pupuk pertanian yang bersubsidi untuk masyarakat ekonomi menengah ke bawah di Kabupaten Wajo, baik untuk lahan pertanian maupun untuk perikanan tambak.
“Jadi kehadiran Kami di DPR-RI menjadi penguat dari apa yang menjadi sorotan Komisi IV terutama setelah keluarnya Permentan No.1 Thn 2020. Karena ini merupakan Aspirasi dari daerah,” ujarnya.
Terkait pengurangan kuota pupuk bersubsidi disetiap daerah, Plt Direktur Pupuk dan pestisida Kementerian Pertanian Rahmanto,mengatakan bahwa dari p karena di tahun anggaran 2020 juga terjadi penurunan alokasi anggaran untuk pupuk bersubsidi dari Rp30 Triliun menjadi Rp26 Triliun.
“Ini salah satu pertimbangan di Permentan No. 1 thn 2020 sehingga dipertimbangkan tidak terakomodirnya untuk nelayan/petani Tambak,” ungkapnya.
Kementan, lanjut dia, tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi berbagai masalah pupuk bersubsidi secara proporsional diberbagai daerah dengan menyediakan anggaran cadangan yang disiapkan sebelumnya dengan tetap mengacu pada daerah yang proaktif mengajukan permohonan dengan jaminan data yang akurat berbasis e-RDKK.
Menurutnya, bukan hanya Kabupaten Wajo yang mengalami hal ini akan tetapi hampir diberbagai daerah penghasil pertanian dan petani tambak mengalami hal yang sama.
















