“Hampir tiap hari kami menerima tamu atau kunjungan dari berbagai daerah, baik Anggota DPRDnya itu sendiri, Pemerintah Daerah maupun kelompok tani itu sendiri datang bertanya langsung kepada kami,” pungkasnya.
Dengan dasar inilah, kata dia, pihaknya meminta tambahan pagu anggaran sekitar Rp.3 Triliun ke Kementerian Keuangan.
“Mudah-mudahan dengan dukungan Komisi IV DPR – RI ini bisa terakomodir agar masalah kecukupan kuota dan ketersediaan pupuk bersupsidi untuk nelayan/petani tambak dapat juga terakomodir,” harapnya.
Dalam pertemuan tersebut Anggota DPR-RI komisi IV Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, M.M Merespon cepat usulan penambahan Rp3 Triliun untuk pagu anggaran pupuk bersubsidi di Kementerian Keuangan.

“Kita dorong sama-sama, karena hal ini sejalan dengan hasil kesimpulan Rapat Komisi IV baru-baru ini. Yang Intinya Pemerintah harus mencari Jalan Keluar/solusi terhadap permasalahan pupuk bersubsidi ini, termasuk mendorong Kementerian Keuangan untuk mempertimbangkan usulan penambahan anggaran tersebut,” ujarnya.
Dikatakan bahwa, jika ini dapat terealisasi maka masalah pupuk bersubsidi untuk petani tambak dapat juga terselesaikan, tinggal membuat/menyesuaikan dasar regulasinya.
Ketua Komisi II DPRD Wajo Sudirman Meru mengatakan, mendengar pernyataan dari Anggota DPR-RI, rombonga Komisi II DPRD Wajo merasa Lega bahwa apa yang diperjuangkan ini mendapat angin segar baik dari Kementerian Pertanian Itu sendiri maupun dari Anggota DPR-RI terkhusus Komisi IV.(Advertorial)
















