Home / Advertorial

Sabtu, 29 Februari 2020 - 13:39 WIB

Kunker di Komisi IV DPR RI, Komisi II DPRD Minta Ketersediaan dan Kecukupan Pupuk Bersubsidi di Wajo

MEDIASINERGI.CO JAKARTA — Komisi II DPRD Wajo melakukan kunjungan kerja di Komisi IV DPR RI. Rombongan yang dipimpin langsung Ketua Komisi II H. Sudirman Meru diterima oleh anggota DPR RI Fraksi PKS Dr. H. Andi Akmal Pasluddin diruang rapat pimpinan Komisi IV DPR RI Jumat, 28 Februari 2020.

Turut juga hadir, Plt Direktur Pupuk dan pestisida Kementerian Pertanian Rahmanto, 3 anggota Kementerian Pertanian yang membidangi Penyaluran Pupuk Bersupsidi.

Ketua Komisi II DPRD Wajo Sudirman Meru dihadapan Anggota DPR RI dan Kementerian Pertanian sangat berharap atas kecukupan dan ketesediaan pupuk pertanian yang bersubsidi untuk masyarakat ekonomi menengah ke bawah di Kabupaten Wajo, baik untuk lahan pertanian maupun untuk perikanan tambak.

“Jadi kehadiran Kami di DPR-RI menjadi penguat dari apa yang menjadi sorotan Komisi IV terutama setelah keluarnya Permentan No.1 Thn 2020. Karena ini merupakan Aspirasi dari daerah,” ujarnya.

Terkait pengurangan kuota pupuk bersubsidi disetiap daerah, Plt Direktur Pupuk dan pestisida Kementerian Pertanian Rahmanto,mengatakan bahwa dari p karena di tahun anggaran 2020 juga terjadi penurunan alokasi anggaran untuk pupuk bersubsidi dari Rp30 Triliun menjadi Rp26 Triliun.

“Ini salah satu pertimbangan di Permentan No. 1 thn 2020 sehingga dipertimbangkan tidak terakomodirnya untuk nelayan/petani Tambak,” ungkapnya.

Kementan, lanjut dia, tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi berbagai masalah pupuk bersubsidi secara proporsional diberbagai daerah dengan menyediakan anggaran cadangan yang disiapkan sebelumnya dengan tetap mengacu pada daerah yang proaktif mengajukan permohonan dengan jaminan data yang akurat berbasis e-RDKK.

Menurutnya, bukan hanya Kabupaten Wajo yang mengalami hal ini akan tetapi hampir diberbagai daerah penghasil pertanian dan petani tambak mengalami hal yang sama.

“Hampir tiap hari kami menerima tamu atau kunjungan dari berbagai daerah, baik Anggota DPRDnya itu sendiri, Pemerintah Daerah maupun kelompok tani itu sendiri datang bertanya langsung kepada kami,” pungkasnya.

Dengan dasar inilah, kata dia, pihaknya meminta tambahan pagu anggaran sekitar Rp.3 Triliun ke Kementerian Keuangan.

“Mudah-mudahan dengan dukungan Komisi IV DPR – RI ini bisa terakomodir agar masalah kecukupan kuota dan ketersediaan pupuk bersupsidi untuk nelayan/petani tambak dapat juga terakomodir,” harapnya.

Dalam pertemuan tersebut Anggota DPR-RI komisi IV Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, M.M Merespon cepat usulan penambahan Rp3 Triliun untuk pagu anggaran pupuk bersubsidi di Kementerian Keuangan.

“Kita dorong sama-sama, karena hal ini sejalan dengan hasil kesimpulan Rapat Komisi IV baru-baru ini. Yang Intinya Pemerintah harus mencari Jalan Keluar/solusi terhadap permasalahan pupuk bersubsidi ini, termasuk mendorong Kementerian Keuangan untuk mempertimbangkan usulan penambahan anggaran tersebut,” ujarnya.

Dikatakan bahwa, jika ini dapat terealisasi maka masalah pupuk bersubsidi untuk petani tambak dapat juga terselesaikan, tinggal membuat/menyesuaikan dasar regulasinya.

Ketua Komisi II DPRD Wajo Sudirman Meru mengatakan, mendengar pernyataan dari Anggota DPR-RI, rombonga Komisi II DPRD Wajo merasa Lega bahwa apa yang diperjuangkan ini mendapat angin segar baik dari Kementerian Pertanian Itu sendiri maupun dari Anggota DPR-RI terkhusus Komisi IV.(Advertorial)

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Tinggalkan Komentar