Fatchur Rahman mengungkapkan kecelakaan lalulintas (Laka Lantas) di Bumi Lamaddukkelleng tahun 2022 sebanyak 160 kasus. Meningkat 14 kasus dari tahun 2021 yang angka Lakalantas sebanyak 146 kasus.
“Dari 160 kasus yang ada tahun 2022, 132 kasus diantaranya terselesaikan. Sementara tahun 2021, 134 kasus terselesaikan dari 146 kasus,” sebutnya
Dikatakan bahwa, selama tahun 2022 sebanyak 48 orang meninggal dunia akibat Lakalantas, 38 luka berat dan 142 luka ringan. Sementara kerugian meterial sebesar Rp449.000.000,-.(Zah)
Editor: Manaf Rachman
















