Home / Hukum & Kriminal

Jumat, 24 Januari 2020 - 22:25 WIB

Tersinggung, Keponakan Parangi Pamannya di Wajo

MEDIASINERGI.CO WAJO — Alimin (41) Seorang petani asal Dusun Bulu Ganteleng, Desa Simpellu Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, diamankan polisi karena melakukan penganiayaan menggunakan parang kepada pamannya sendiri Abd Rahman (60) Jumat 24 Januari 2020.

Kapolsek Pitumpanua AKP Jasman Parudik, mengatakan kejadian bermula ketika Alimin, datang ke rumah korban untuk menyampaikan, jika dia sudah capek bekerja di kebun Nasi. Mendengar hal itu, Rahman membalas dengan mengatakan, kalau kau sudah capek, berhenti saja kerja.

Baca Juga:  DPRD Wajo Terima Aspirasi 13 Kades se Kecamatan Pitumpanua

Rupanya, lanjut AKP Jasman, jawaban Rahman ini membuat pelaku marah dan tersinggung. Apalagi setelah itu, korban pergi meninggalkan pelaku menggunakan sepeda motor.

Tak lama berselang, kata dia Rahman pun pulang. Dan pelaku sudah menunggu di depan rumah korban. Belum sempat Rahman turun dari atas sepeda motornya, pelaku langsung menyerangnya menggunakan sebilah parang panjang berkali-kali.

Baca Juga:  Satpam Bank Bobol Dua ATM, Gasak Rp 480 Juta, Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Akibatnya, korbanpun mengalami sabetan parang pada beberapa bagian tubuh. Diantaranya luka robek pada dada sebelah kiri dan dada sebelah kanan.

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Penyalahgunaan Nama Orang untuk Akun Media Sosial Palsu

Hukum & Kriminal

Skandal Nanas Rp60 Miliar Meledak!” Mantan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Dijebloskan ke Tahanan, Negara Diduga Tekor Rp50 Miliar

Daerah

Kejari Soppeng Terapkan Plea Bargain Pertama di Indonesia Berdasarkan Pasal 78 KUHAP 2025

Daerah

Kejaksaan Negeri Soppeng Perdana Terapkan Mekanisme Pengakuan Bersalah Pasal 78 KUHAP 2025

Daerah

Warga Cabenge Diamankan Sat Resnarkoba Polres Soppeng

Hukum & Kriminal

Tersangka Penipuan, Jejak Kekayaan Rp18,9 Miliar dan Rekam Kasus Lama Bahar Ngitung

Hukum & Kriminal

SatResnarkoba Polres Soppeng Ringkus Lelaki M Warga Jannae

Hukum & Kriminal

KOMPAK Prihatin Kematian Anak 14 Tahun di Delta Spa